PEMKOT BANDUNG LUNCURKAN GERAKAN “AKU KAMU KITA”* *DAMPINGI 1000 UMKM URUS SERTIFIKAT HALAL

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 13:47 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMKOT BANDUNG LUNCURKAN GERAKAN “AKU KAMU KITA”
DAMPINGI 1000 UMKM URUS SERTIFIKAT HALAL

*BANDUNG* – Pemerintah Kota Bandung bersama para pengusaha menggelar Launching Gerakan Pendampingan Pengurusan Sertifikat Halal & Eksekutif “Aku Kamu Kita” Bergerak Bersama Membangun UMKM. Kegiatan ini bertujuan mempermudah pelaku usaha, khususnya UMKM, mendapatkan sertifikat halal sesuai anjuran pemerintah pusat yang akan berlaku penuh pada Oktober 2026. Pada Rabu (2/9/26). Di Bandung.

1. Komitmen Pemkot: Kemudahan & Pendampingan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walikota Bandung menegaskan pentingnya semangat pengusaha yang tangguh dan kreatif.
“Para pengusaha harus mau bergerak. Saya akan khawatir kalau warga Kota Bandung tiba-tiba diam. Saya akan sangat bahagia apabila semua bisa bergerak lagi,” ujarnya.
Pemkot melalui Perizinan Terpadu Satu Pintu berkomitmen memberikan pendampingan dan kemudahan pengurusan sertifikasi halal untuk 1000 pengusaha UMKM di Kota Bandung.
“Ini untuk memberikan nilai tambah pada produk dan jasa UMKM. Dengan sertifikat halal, kita turut mensukseskan program pemerintah sekaligus melindungi pengusaha dari praktik penipuan perizinan,” jelasnya.

2. Statement Ketua Panitia: Hindari Penipuan Perizinan

Dr. Tony Magpal, MA., PhD. – Ketua Panitia menjelaskan alasan utama digagasnya gerakan ini.
“Kami melihat bahwa masih banyak teman-teman pengusaha, khususnya UMKM, yang sudah mengurus sertifikat halal. Bahkan uangnya sudah keluar, tapi sertifikatnya tidak kunjung terbit.

Karena itu kami menggagas gerakan ini. Tujuannya supaya para pelaku usaha dipastikan bisa mengurus sertifikat halal dengan baik, tanpa ada praktik-praktik yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan yang pertama dan terakhir.
“Target kami adalah 1.000 sertifikat halal bisa diterbitkan. Hari ini yang hadir sekitar 350 orang. Saat ini kami masih fokus di wilayah Bandung. Ke depan kami akan menggagas di beberapa tempat lain, misalnya KBB atau daerah lain, dengan tempat yang lebih representatif,” jelasnya.

Secara teknis, pendampingan ini dibantu Tim SG bersama Pak Ari.
“Intinya judul kegiatan ini adalah ‘Pendampingan Pengurusan Sertifikat Halal’. Jadi kami memberi pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Pesan beliau untuk UMKM:
“Mari urus perizinan dengan baik. Bukan hanya NIB, tapi juga NPWP dan semua prosedur terkait. Yang paling penting adalah sertifikat halal ini. Kami berharap kegiatan ini bisa terus disosialisasikan agar lebih banyak UMKM yang mengikuti dan terbantu.”

3. Dukungan Tokoh Pengusaha

Yohanes Andri, Ketua Forum Komunikasi Tionghoa Merah Putih Indonesia – PONTI juga menyampaikan dukungan.
“Kita mengikuti saja program pemerintah. Saya berterima kasih kepada Pak Walikota. Ini kontribusi nyata pemerintah agar UMKM bisa terus berkembang dan program halal ini sukses di Kota Bandung.”

4. Penegakan Aturan & Tata Kelola Kota

Dalam kesempatan yang sama, Anton Carnavian menyinggung soal penegakan Perda.
Terkait pemotongan pohon, satu pelaku sudah dikenai sanksi: denda Rp10 juta dan mengganti 100 pohon menjadi 10 bibit Mahoni tinggi 5 meter diameter 30-40 cm.
“Untuk CFD, kami stop dulu untuk perbaikan tata kelola. Ada kesalahan administrasi. Setelah konsep penataan CFD dan Hari Bebas Kendaraan clear, akan kita lanjutkan lagi karena ini dibutuhkan warga dan sebagai tempat wisata,” tegasnya.

Acara ditutup dengan ajakan bersama: _Aku Kamu Kita Bergerak Bersama Membangun UMKM Kota Bandung_.

(Red)**

 

Berita Terkait

ORADO Jabar Dukung HP2B Open Domino, Bidik Kompetisi hingga Tingkat Nasional
Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Menteri Perumahan Maruarar: Kalau Rumah Tak Layak, Cari Skema Lain, Yang Penting Warga Dapat Hunian Layak
BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia
Alergi Wartawan? Disdik Jabar Tolak Audiensi Media, Minta Surat Polisi
Klarifikasi Ketua P2SP SDN Andir 1 Soal Penggunaan APD dan Arahan Disdik Kab Bandung
Usman Koto Pimpin PKDP Tasikmalaya, Konsolidasi Organisasi Jadi Tantangan Lima Tahun ke Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Kamis, 24 September 2026 - 23:20 WIB

Gakkum KLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Sungai Bendung Srengseng Hilir, Petani Bekasi Bersatu Kawal Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Surat Terbuka untuk Kepala Daerah: Warga Minta Target Kilat RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Kualitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:34 WIB

Diduga Buang Limbah B3 ke Sungai, PT Indra Prasta Indonesia Dilaporkan Petani Bekasi ke KLH

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran

Jumat, 11 September 2026 - 06:49 WIB

Diduga Buang Limbah B3 Ilegal di Sungai BSH 9 Bekasi, Truk PT Indah Prasta Indonesia Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 00:27 WIB

Gelar Maulid Nabi, Tokoh Masyarakat Ciantra Apresiasi Dukungan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru