DANA DESA SIHEPENG DUA NYARIS 1 MILIAR DIDUGA “DIMAINKAN”: KEPALA DESA PILIH BUNGKAM, PUBLIK CURIGA!

INDONESIA 1

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal —Indonesia1.net) Aroma tak sedap dari pengelolaan Dana Desa Sihepeng Dua, Kecamatan Siabu, kian menyengat. Anggaran fantastis tahun 2024 sebesar Rp 945.291.000 yang seharusnya menjadi napas pembangunan justru memantik kecurigaan publik akan dugaan praktik penyimpangan.

 

Per hari ini, 30 April 2026, berdasarkan data resmi yang terakhir diperbarui pada 27 Maret 2026, dana tersebut telah disalurkan dalam dua tahap dengan total realisasi 100 persen, yakni tahap pertama Rp 504.882.200 (53,41 persen) dan tahap kedua Rp 440.408.800 (46,59 persen). Namun anehnya, tahap ketiga nihil tanpa penjelasan yang transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sorotan paling tajam mengarah pada pos “Keadaan Mendesak” yang menghabiskan Rp 234.000.000. Nilai jumbo ini dinilai janggal dan berpotensi menjadi “lahan empuk” penyimpangan, mengingat tidak ada rincian terbuka kepada masyarakat terkait penggunaan riil di lapangan.

 

Tak hanya itu, anggaran pembangunan jalan usaha tani sebesar Rp 286.154.490, pelatihan hukum Rp 74.590.000, bantuan perikanan Rp 63.939.000, hingga berbagai kegiatan lain bernilai puluhan juta rupiah, kini ikut dipertanyakan. Publik menilai angka-angka tersebut terlalu besar jika tidak dibarengi bukti fisik dan laporan yang transparan.

 

Yang semakin memperkeruh keadaan, Kepala Desa Sihepeng Dua justru memilih bungkam saat dikonfirmasi. Surat resmi yang dilayangkan awak media tidak mendapat jawaban sedikit pun. Sikap ini bukan sekadar tidak kooperatif, tetapi memicu kecurigaan kuat adanya sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi.

 

Dalam konteks tata kelola pemerintahan desa, diamnya kepala desa bisa ditafsirkan sebagai bentuk pengabaian terhadap prinsip keterbukaan informasi publik. Padahal, setiap rupiah Dana Desa adalah uang rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan secara terang benderang.

 

Jika dugaan ini tidak segera dijawab dengan transparansi, maka wajar jika publik menilai telah terjadi praktik penyalahgunaan anggaran secara sistematis. Aparat penegak hukum, Inspektorat, hingga pihak terkait didesak segera turun tangan melakukan audit menyeluruh.

 

Jangan sampai Dana Desa yang sejatinya menjadi alat pemerataan pembangunan justru berubah menjadi “ladang bancakan” oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sihepeng Dua tetap tidak memberikan klarifikasi. Bungkamnya pemimpin desa ini kini menjadi sorotan keras dan tanda tanya besar bagi masyarakat.

(HG)

Berita Terkait

Kodim 0212/TS Gencarkan Penertiban Tambang Ilegal, Alat PETI di Madina Dimusnahkan di Lokasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Wali Kota Ingin CFD Buahbatu Segera Kembali, Tata Kelola Dishub Dibenahi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Rafhinsa Aliya Putri, Siswi SMAN 01 OKU Raih Gelar Miss Youth Sumatera Selatan 2026, Siap Membawa Nama Sumsel ke Ajang Nasional di Surabaya  

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tertib Pajak dan Lalu Lintas, Polres Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Gabungan di Tugu Payan Mas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Pertegas Penekanan Kapolda Lampung,Kapolres Lampung Utara Larang Angota Terlibat Narkoba,Judol,KDRT dan Perselingkuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Kritik Surat Tanpa Stempel dan Pencemaran Sungai, XTC Sexyroad Bekasi Desak Evaluasi Kadis LH

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi,Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli

Berita Terbaru