CIANJUR – Sebanyak 351 siswa-siswi SD Negeri Girimukti, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, menerima bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Jalur Aspirasi Dewan pada Selasa (20/01/2026). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk menekan angka putus sekolah yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Cianjur.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Komisi 1 dari Fraksi Partai Golkar, H. Lukmanul Hakim, didampingi Kepala Desa Cimacan H. Deden Ismail, S.T., serta Kepala Sekolah SDN Girimukti, Ade Supriadi, S.Pd., M.Pd.
Lukmanul Hakim menjelaskan bahwa pendampingan program pemerintah di bidang pendidikan adalah bagian dari fungsi pengawasan dan aspirasi anggota legislatif. Menurutnya, program ini hadir untuk merespons persoalan tingginya angka putus sekolah di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, di SDN Girimukti ini sudah ada 351 siswa yang terverifikasi, atau sudah mencapai target 90 persen. Kami berharap bantuan ini membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah anak-anak, sehingga mereka lebih bersemangat untuk terus belajar,” ujar Lukmanul Hakim saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, target ke depan adalah memaksimalkan alokasi beasiswa agar seluruh siswa yang membutuhkan dapat terakomodasi. “Target kami adalah menekan angka anak putus sekolah, khususnya di Kecamatan Cipanas dan Desa Cimacan,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Kepala Sekolah SDN Girimukti, Ade Supriadi, menyampaikan bahwa bantuan PIP Aspirasi sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pak Dewan Lukman. Bantuan ini sangat berguna bagi para orang tua sehingga tidak ada lagi alasan kendala biaya untuk menyekolahkan anak. Harapan kami, ini menjadi motivasi bagi siswa untuk tidak berhenti sekolah di tengah jalan,” tutur Ade.
Senada dengan pihak sekolah, Kepala Desa Cimacan H. Deden Ismail menilai program ini memiliki dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di desanya.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga Desa Cimacan melalui program beasiswa ini. Dengan adanya bantuan PIP ini, kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan semakin meningkat dan ke depannya tidak ada lagi anak yang putus sekolah di desa kami,” pungkas Deden.
Kegiatan yang berlangsung di ruang sekolah tersebut berjalan dengan tertib dan dihadiri oleh para orang tua siswa yang antusias menerima informasi terkait mekanisme pencairan bantuan pendidikan tersebut. (Red)








































