Seniman-Jero Mangku Bali I Ketut Adi Candra Hadirkan Abstrak Sakral “AUM di Tengah Realitas Hybrid

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seniman-Jero Mangku Bali I Ketut Adi Candra Hadirkan Abstrak Sakral “AUM di Tengah Realitas Hybrid

Bandung – Indonesia 1 net.

Seniman sekaligus pemangku adat Bali,  I Ketut Adi Candra, resmi membuka pameran tunggal bertajuk _“AUM di Tengah Realitas Hybrid”_ di Orbital Dago, Jl. Rancakendal Luhur No. 7, Bandung, Rabu, 6/5/2026. Pameran ini menjadi salam perkenalan Adi Candra kepada publik seni rupa Kota Kembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dibuka langsung oleh budayawan Kang Mas Heri Dim. Hadir dalam kesempatan tersebut para seniman, kurator, kolektor, dan penikmat seni dari berbagai daerah yang memberi apresiasi atas perjalanan artistik sang maestro.

“AUM, atau Om dalam bahasa Sanskerta, adalah penyempurna pengucapan menuju ke atas, menuju semesta, menuju Ketuhanan,” kata Adi Candra saat membuka pameran. Judul yang dipilih kurator dinilai selaras dengan napas karya yang bertumpu pada energi Tantra dan meditasi.

Lahir di Gianyar, Bali, 1973 dan lulusan ISI Denpasar 1998, Adi Candra menjalani dua peran sekaligus: perupa dan _jero mangku_. Dua identitas itu menjadi fondasi kekaryaannya. “Bagi saya, melukis bukan sekadar mengoleskan cat. Ini wahana pembebasan spirit, kekuatan doa, dan hasil meditasi,” ujarnya kepada _Indonesia1.net_.

Pameran _“AUM di Tengah Realitas Hybrid”_ menampilkan tiga komponen utama. Pertama, lukisan abstrak dengan simbol _rerajahan_ dan ornamen sesembahan. Kedua, gambar upacara ritus. Ketiga, _sanggah_ atau tempat sesaji yang dihadirkan sebagai instalasi.

Meski visualnya dominan abstrak, Adi Candra menyisipkan simbol-simbol suci adat di antara sapuan warna. “Antara modern dan tradisi, keduanya kuat dalam diri saya. Saya kembangkan dengan berbagai media agar karya abstrak ini bisa bicara tentang energi,” jelasnya.

Kurator Bambang Bamas menyebut pameran ini penting untuk memperlihatkan praktik seni rupa yang menghubungkan diri dengan spiritualitas Bali. “Melukis bagi Adi Candra adalah proses pembebasan diri. Tidak terikat bentuk, jadi lebih bebas,” kata Bambang.

Bambang mengaitkan pameran ini dengan pameran tunggal Cecep Hidayat di Taman Budaya sebelumnya. “Dua seniman, dua tempat berbeda, tapi keduanya menyatakan hal yang sama: melukis nonfiguratif adalah wahana pembebasan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya dukungan pemerintah untuk seni rupa di Bandung. Padahal Bandung memiliki 12 perguruan tinggi seni rupa dan menjadi salah satu pusat perkembangan seni rupa nasional. “Bandung harus punya galeri dan museum milik pemerintah. Di negara maju, ini simbol peradaban dan berdampak ekonomi 10 kali lipat,” ujarnya.

Pameran _“AUM di Tengah Realitas Hybrid”_ berlangsung di Orbital Dago hingga akhir Mei 2026. Karya Adi Candra diharapkan membuka ruang dialog antara modernitas dan tradisi dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Adi Candra pun berharap karyanya dapat mewarnai kancah nasional dan menembus Asia.

* Reporter nengsih*

Berita Terkait

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 
DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan
Komitmen Zero HALINAR. Lapas Narkotika Langkat Lakukan Pemeliharaan Berkala Perangkat Jammer
Suporter Lintas Wilayah Perkuat Persaudaraan, Saiful Anwar Gaungkan Sportivitas dan Komitmen Jaga Kamtibmas
Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:50 WIB

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIB

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:28 WIB

Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:33 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:49 WIB

Keluarga H. Asep Ruslan Ucapkan Terima Kasih Atas Doa Pernikahan Ulya & Alva

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:37 WIB

TKW Asal Cianjur Celaka di Libya Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Selatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:40 WIB

Dampak Kasus Ijon Proyek, BPK Berikan Opini Disclaimer untuk Pemkab Bekasi

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong TNI dan Warga Warnai Pengecoran Jembatan Beton di Abdya

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:51 WIB