Diduga Oknum Ngaku Wartawan Tipu Warga Modus Urus BPJS Gratis, Ibu Hamil Diminta Rp1,8 Juta

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:45 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Indonesia1.net
Seorang ibu hamil warga Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, diduga menjadi korban penipuan berkedok jasa pengurusan BPJS oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan.
Korban dimintai uang hingga jutaan rupiah dengan dalih membantu pembuatan BPJS gratis untuk persiapan persalinan.
Korban bernama Nadiya, yang tengah mengandung lima bulan, mengaku didatangi dua orang berinisial R dan W. Keduanya menawarkan bantuan pengurusan BPJS gratis, namun justru meminta sejumlah uang dengan alasan biaya operasional dan administrasi.
Menurut pengakuan korban, awalnya ia diminta membayar Rp1.000.000. Setelah itu, oknum tersebut kembali meminta tambahan Rp800.000 dengan alasan proses dari pusat belum selesai.
“Benar, saya didatangi dan ditawari dibuatkan BPJS gratis. Awalnya diminta Rp1 juta, lalu diminta lagi Rp800 ribu. Tapi saya menolak karena BPJS-nya belum jadi,” ujar Nadiya, Sabtu (2/5/2026).
Nadiya juga menyebut, kedua oknum tersebut kerap mendatangi rumah mertuanya hampir setiap hari untuk membujuk agar sisa uang segera dibayarkan.
Sementara itu, pihak Puskesmas Drunten Wetan membantah adanya pungutan biaya dalam proses pengurusan BPJS, khususnya bagi ibu hamil.
Kepala Puskesmas Drunten Wetan melalui Ketua Tata Usaha, Suroto, menegaskan bahwa seluruh layanan pendaftaran BPJS di puskesmas diberikan secara gratis.
“Kami melayani pendaftaran BPJS secara gratis bagi masyarakat, terlebih bagi ibu hamil. Cukup datang ke puskesmas membawa KTP dan KK, langsung kami bantu proses,” tegas Suroto.
Pihak puskesmas juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jasa perantara atau oknum yang mengatasnamakan pengurusan BPJS, karena berpotensi merugikan warga dan mencoreng nama baik institusi pelayanan kesehatan.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik penipuan berkedok layanan publik. Warga berharap aparat terkait segera menindaklanjuti dugaan tersebut.

Berita Terkait

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 
DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Keluarga H. Asep Ruslan Ucapkan Terima Kasih Atas Doa Pernikahan Ulya & Alva
TKW Asal Cianjur Celaka di Libya Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Selatan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:50 WIB

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIB

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:28 WIB

Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:33 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:49 WIB

Keluarga H. Asep Ruslan Ucapkan Terima Kasih Atas Doa Pernikahan Ulya & Alva

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:37 WIB

TKW Asal Cianjur Celaka di Libya Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Selatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:40 WIB

Dampak Kasus Ijon Proyek, BPK Berikan Opini Disclaimer untuk Pemkab Bekasi

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong TNI dan Warga Warnai Pengecoran Jembatan Beton di Abdya

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:51 WIB