Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk *”THE GAME HAS CHANGED

*BANDUNG* – Paguyuban *Bandung Ngariung* menggelar diskusi bisnis bertajuk *”THE GAME HAS CHANGED: Tangguh Bertahan, Terus Bertumbuh & Mampu Berkembang – Strategi Bisnis Menghadapi Perubahan Besar”* di D’Botanica Mall Bandung, Rabu (9/9/2026).

Acara ini menghadirkan 2 tokoh pengusaha Bandung, *Perry Tristianto, CEO Perisai Group* dan *Chandra Tambayong, CEO Bandung Inti Graha Group* sebagai pembicara utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*1. Dari Bawah: Jualan Ayam Hingga Lahir di Ruko*

Kedua pembicara sama-sama memulai dari nol, tapi dengan latar belakang berbeda.

*Perry Tristianto* bercerita masa mudanya adalah “modal dengkul”. Saat sekolah ia pernah ternak ayam dan jualan kecil-kecilan.
_”Awalnya saya berpikir jadi profesional. Tapi ada dorongan untuk punya usaha sendiri. Uang hasil jualan itu untuk sekolah, gaya hidup, tapi tetap diputar untuk usaha,”_ ujarnya.

Sementara *Chandra Tambayong* lahir dan besar di rumah toko. Sejak kecil ia sudah terbiasa melayani pembeli.
_”Saya pernah 4 tahun jaga toko sendiri di basement Pasar Senen. Bukanya paling pagi, tutup paling malam. Awalnya bosen, hasilnya mengecewakan secara finansial. Tapi ternyata ilmu dari situ luar biasa,”_ kenangnya.

Chandra bahkan berdoa agar dipertemukan dengan 1 orang untuk belajar bisnis. _”Saya bilang sama Tuhan, nggak digaji pun nggak apa-apa yang penting saya jadi pintar. Dan Alhamdulillah dikabulkan,”_ tambahnya.

*2. Benang Merah: “Karakter Adalah Number One”*

Poin paling ditekankan kedua CEO adalah soal karakter.

_”Siapa kita sekarang tidak selalu bergantung dari mana kita berasal. Orang tuanya pedagang belum tentu jadi pengusaha. Yang penting karakter,”_ kata MC.

*Perry* menegaskan ilmu bisa dicari sampai tua. _”Saya umur 60 masih sekolah lagi jadi pengacara. Tapi karakter itu dari muda harus ditumbuhkan. Itu berhubungan dengan agama, tata krama. Itu yang paling bahaya kalau hilang di generasi sekarang,”_ tegasnya.

*Chandra* mencontohkan lewat pengalamannya jualan gula jawa. Saat barang langka, ia bisa untung 100 kali lipat. Keuntungan sebulan cukup untuk beli 1 mobil Honda.
_”Tapi saya lapor ke Ayah, dan beliau bilang: ‘Tidak boleh. Itu namanya menipu’. Dan benar, nggak lama barang banjir lagi. Saya bersyukur waktu itu nggak nurut hawa nafsu. Kalau iya, mungkin saya jadi kriminal. Jadi karakter itu number one. Dengan karakter baik, reputasi terjaga dan rezeki pasti ada,”_ kisahnya.

*3. Strategi Bertahan: Mall Harus Berubah & Inovasi “Modular”*

Sebagai CEO BIG, Chandra juga menyoroti tantangan mall pasca Covid.
_”Kalau pengelola mall nggak pinter-pinter lihat pasar ya ditinggalin orang. Contoh ITC. Sebesar Sinar Mas pun kalau konsepnya lama akan ditinggal,”_ jelasnya.

Ia juga memperkenalkan konsep baru di D’Botanica: *”Modular”* di lantai atas.
_”Ini gabungan showroom material langsung dari pabrik, tempat edukasi, sampai pameran untuk arsitektur, interior dan desain. Tujuannya biar mall terus hidup dan jadi sumber inspirasi baru,”_ ajaknya.

Acara juga diisi pemaparan dari *dr. Deby* mengenai inovasi kesehatan “Nano Bubble” dan “Raho” untuk kebugaran.

*Bandung Ngariung* menegaskan diskusi ini bertujuan agar pengusaha, terutama generasi muda, tidak hanya mengejar ilmu tapi juga menguatkan karakter untuk menghadapi perubahan besar.

Reporter:
Winda

 

*

Berita Terkait

ORADO Jabar Dukung HP2B Open Domino, Bidik Kompetisi hingga Tingkat Nasional
Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Menteri Perumahan Maruarar: Kalau Rumah Tak Layak, Cari Skema Lain, Yang Penting Warga Dapat Hunian Layak
Purna Bakti Kepala Sekolah SD Negeri 1 Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya,Roziah S.pd.,M.M Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
Pussenif Bawa Alutsista ke Tengah Masyarakat Soreang, UMKM Lokal Turut Meramaikan
BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia
Alergi Wartawan? Disdik Jabar Tolak Audiensi Media, Minta Surat Polisi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Kamis, 24 September 2026 - 23:20 WIB

Gakkum KLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Sungai Bendung Srengseng Hilir, Petani Bekasi Bersatu Kawal Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Surat Terbuka untuk Kepala Daerah: Warga Minta Target Kilat RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Kualitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:34 WIB

Diduga Buang Limbah B3 ke Sungai, PT Indra Prasta Indonesia Dilaporkan Petani Bekasi ke KLH

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran

Jumat, 11 September 2026 - 06:49 WIB

Diduga Buang Limbah B3 Ilegal di Sungai BSH 9 Bekasi, Truk PT Indah Prasta Indonesia Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 00:27 WIB

Gelar Maulid Nabi, Tokoh Masyarakat Ciantra Apresiasi Dukungan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru