Keterangan foto:* Ilham Akbar Habibie (tengah) dan Santhi H. Serad (kemeja merah) saat menjawab pertanyaan wartawan di press conference penutupan CAFEO 44 di Pullman Bandung, Kamis (22/10/2026). FOTO: Indonesia1.net
*BANDUNG* – Konferensi Pers penutupan CAFEO 44 digelar di depan backdrop ikonik CAFEO 44 Bandung, Hotel Pullman Bandung Grand Central, Kamis (22/10/2026) malam.

Hadir Ketua Umum PII sekaligus Chairman AFEO 2026, Ilham Akbar Habibie, didampingi Chairperson of Committee CAFEO 44, Ir. Santhi H. Serad, http://M.Sc., IPU., ASEAN Eng., beserta jajaran panitia.
Di hadapan awak media, Ilham Habibie memberikan apresiasi tinggi kepada Santhi Serad sebagai penanggung jawab penuh acara yang dinilai sangat sukses.
“Bu Santhi adalah orang yang bertanggung jawab untuk seluruh acara ini dan saya kira sangat sukses. Pujian dari orang mengenai banyak sekali aspek, dari penyelenggaraan program sampai dengan kuliner, itu semuanya dipuji-puji,” ujar Ilham Habibie.
Ia juga menyoroti semakin banyaknya peran insinyur perempuan di PII yang kini sudah mencapai 20 persen dan diharapkan terus meningkat.
Sementara itu, Santhi Serad mengungkapkan rahasia kenapa CAFEO 44 Bandung disebut paling spesial dan berbeda dari CAFEO sebelumnya.
“Yang paling spesial di CAFEO ini adalah penyelenggaraan 17 working group, dan 8 working group ini kita selenggarakan di luar venue hotel. Itu tidak pernah dilaksanakan di CAFEO-CAFEO sebelumnya,” ungkap Santhi.

Delapan lokasi tersebut dipilih sesuai tema masing-masing working group, yakni:
1. *PT Dirgantara Indonesia (PT DI)*
2. *PT Pindad* – melihat produksi kendaraan taktis Maung dan aktivitas menembak
3. *PT KAI*
4. *Bio Farma*
5. *ITB*
6. *Bapperida Kota Bandung*
7. *Museum Geologi* – dengan topik disaster preparedness karena Indonesia di Ring of Fire
8. *Bumi Herbal Dago* – untuk topik food and agriculture engineering, dari penanaman hingga pengolahan sampah.
“Ini sangat spesial karena mereka punya experience. Di Pindad mereka melihat bagaimana produksi Maung, di Bumi Herbal Dago melihat penanaman. Teman-teman delegasi merasa happy dan bahagia,” tambah Santhi.
Santhi menegaskan pemilihan Bandung bukan tanpa alasan, karena Bandung dikenal sebagai jantungnya industri pertahanan, kota kreatif, kota engineering, dan kota teknologi.
Press conference ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan dialog multi-pihak agar industri ASEAN semakin maju bersama.
(Djuri) *









































