Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:28 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan
Parade Asia Africa Festival 2026

Bandung//  Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan parade budaya pada Asia Africa Festival (AAF) 2026, Sabtu 11 Juli 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat telah memadati kawasan Jalan Asia Afrika hingga Jalan Cikapundung Barat untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan parade yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga menjelang pukul 12.00 WIB.

Parade budaya menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Asia Africa
Festival 2026. Masyarakat dari berbagai kalangan memadati sisi kanan dan kiri jalan untuk menikmati beragam pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan sepanjang rute parade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parade dibuka oleh Marching Band Bhinneka Bhakti Taruna Kabupaten Bandung, kemudian
dilanjutkan dengan penampilan berbagai komunitas seni dan budaya dari sejumlah daerah di Indonesia.

Beragam atraksi ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, seni bela diri, parade busana adat, hingga pertunjukan budaya yang merepresentasikan keberagaman dan kekayaan budaya Nusantara.

Penampil yang turut memeriahkan parade di antaranya Sanggar Tari Bali Asmarandana, Sanggar Putri Ayi Jepang & Indonesia, Perempuan Berkebaya Indonesia Kota Cirebon, Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun, Kereta Kencana Pasraman Sarwa Dharma, Sanggar Yang Art Disparbud Kabupaten Garut, dan Sanggar Bambu Gunung.

Sepanjang parade berlangsung, suasana meriah begitu terasa. Meski cuaca semakin terik menjelang siang, antusiasme masyarakat tidak surut. Banyak pengunjung tetap bertahan hingga seluruh rangkaian parade usai sambil mengabadikan setiap penampilan menggunakan telepon genggam.

Liaison Officer (LO) Pendamping Delegasi Pemerintah Kabupaten Garut, Nikeisha mengatakan antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pagi sebelum acara dimulai.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pagi hari, bahkan sebelum acara dimulai, masyarakat sudah memadati kawasan Asia Afrika untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan parade,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung, Sudarmi mengaku rela datang lebih awal demi menikmati seluruh
rangkaian parade budaya.

“Hari ini acaranya sangat meriah. Pengunjungnya ramai sekali. Saya tidak peduli cuaca panas, yang penting bisa menyaksikan festival sampai selesai. Saya bahkan datang bersama suami saya yang berusia 81 tahun dengan berjalan kaki sekitar delapan kilometer dari rumah demi menyaksikan kemeriahan Asia Africa Festival,” tuturnya.

Melalui keberagaman seni, budaya, dan kreativitas yang ditampilkan, festival
ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia dalam semangat persatuan, kolaborasi, dan persahabatan.

Asia Africa Festival juga memperkuat citra Kota Bandung sebagai kota yang menjunjung keberagaman, kreativitas, serta semangat Konferensi Asia Afrika. (Mazaya&Izza/Tel-U/magang)**

(HMS/Red) **

Berita Terkait

ORADO Jabar Dukung HP2B Open Domino, Bidik Kompetisi hingga Tingkat Nasional
Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Menteri Perumahan Maruarar: Kalau Rumah Tak Layak, Cari Skema Lain, Yang Penting Warga Dapat Hunian Layak
Sokong Eksistensi Pasar Tradisional, Kios APPSI Lemah Abang Resmi Dibuka
BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia
Alergi Wartawan? Disdik Jabar Tolak Audiensi Media, Minta Surat Polisi
Klarifikasi Ketua P2SP SDN Andir 1 Soal Penggunaan APD dan Arahan Disdik Kab Bandung

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Kamis, 24 September 2026 - 23:20 WIB

Gakkum KLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Sungai Bendung Srengseng Hilir, Petani Bekasi Bersatu Kawal Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Surat Terbuka untuk Kepala Daerah: Warga Minta Target Kilat RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Kualitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:34 WIB

Diduga Buang Limbah B3 ke Sungai, PT Indra Prasta Indonesia Dilaporkan Petani Bekasi ke KLH

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran

Jumat, 11 September 2026 - 06:49 WIB

Diduga Buang Limbah B3 Ilegal di Sungai BSH 9 Bekasi, Truk PT Indah Prasta Indonesia Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 00:27 WIB

Gelar Maulid Nabi, Tokoh Masyarakat Ciantra Apresiasi Dukungan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru