Pesan Sejuk KH. Nonof Hanafi: Jadikan Ramadan ‘Spasi’ Kehidupan untuk Evaluasi Diri dan Bangsa

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:45 WIB

501,336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Kepala Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, KH. Nonof Hanafi, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh umat Islam.

Beliau mengajak masyarakat untuk menyambut bulan penuh berkah ini dengan rasa bahagia, seraya menjadikan Ramadan sebagai titik balik perbaikan diri dan bangsa.

Dalam pesan yang disampaikan pada Selasa (17/02/2026),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH. Nonof Hanafi menggarisbawahi lima poin esensial dalam memaknai ibadah Ramadan di tengah dinamika kondisi sosial dan geopolitik saat ini.

1. Ramadan sebagai ‘Spasi’ Kehidupan

KH. Nonof mengibaratkan kehidupan seperti sebuah tulisan yang hanya bisa dimaknai jika memiliki jeda atau spasi. Ramadan harus menjadi waktu kontemplasi untuk mengevaluasi perjalanan hidup, baik secara individu maupun sebagai bangsa yang telah mencapai usia 78 tahun. Beliau menekankan pentingnya muhasabah atas segala permasalahan bangsa, mulai dari korupsi hingga potensi disintegrasi.

2. Menumbuhkan Empati Sosial

Esensi lapar dan dahaga dalam puasa adalah untuk menyatukan rasa antara orang kaya, pejabat, hingga rakyat jelata. KH. Nonof menyerukan agar rasa lapar tersebut bertransformasi menjadi empati dan simpati nyata terhadap masyarakat kecil yang kesulitan pangan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang cenderung menurun saat ini.

3. Alarm Pertobatan Nasional

Melihat rentetan bencana alam serta kasus hukum yang mencederai keadilan—seperti keterlibatan oknum aparat dalam peredaran narkoba—KH. Nonof menyebut Ramadan sebagai momentum pertobatan nasional.

“Allah menurunkan bencana karena banyaknya kezaliman. Ini harus menjadi refleksi bagi pribadi maupun lembaga negara untuk kembali kepada aturan-Nya,” tegas beliau.

4. Masjid sebagai Markas Persatuan

Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan ancaman konflik dunia, umat Islam diajak untuk kembali meramaikan masjid. Beliau berharap masjid menjadi pusat untuk memperkuat persatuan, meminimalkan perbedaan, dan mencari titik temu agar Indonesia bisa tampil sebagai penengah konflik di level dunia.

5. Kembali kepada Al-Qur’an sebagai Solusi

Menyoroti hukum yang sering dianggap “tumpul ke atas, tajam ke bawah”, KH. Nonof menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah solusi atas segala problematika umat.

Beliau mendorong umat untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga mengkaji dan menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an agar tercipta kehidupan yang berkah dan adil.

Menutup pesannya, KH. Nonof Hanafi mengutip hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan menyambut Ramadan dengan sukacita. “Siapa yang merasa senang dengan datangnya Ramadan, maka Allah haramkan jasadnya dari api neraka. Semoga Ramadan ini membekas dalam kehidupan kita semua,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
Polsek Tapung Hilir Cek 21.500 Bibit Jagung Tandan Sari
Idul Adha Penuh Berkah, Rutan Perempuan Medan Laksanakan Kurban Bersama
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib
Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar Walillahilhamd, Ferdy Sanjaya Sembiring Tebar Keberkahan Idul Adha dengan Menyembelih 19 Sapi dan 2 Kambing untuk Masyarakat
Ungkap Peredaran Narkoba,3 Pelaku Diamankan Polsek Sungkai Jaya
Dukung Ketahanan Pangan,Polres Lampung Utara Gelar Rakor Penerimaan Bantuan KUR Himbara
Berhasil Amankan Pelaku Curat,Personel Satlantas Polres Lampung Utara Mendapat Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:23 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:45 WIB

Diduga Oknum Ngaku Wartawan Tipu Warga Modus Urus BPJS Gratis, Ibu Hamil Diminta Rp1,8 Juta

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:12 WIB

Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:15 WIB

Wartawan Diperlakukan Kasar, Dugaan Modus Penipuan Promo Gadai Menjerat Konsumen dan Ancam Hak Publik

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:51 WIB

Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Bandar Licin Dikejar Sampai Perladangan, Akhirnya Tertangkap!

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:12 WIB

Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Konsumsi Sabu di Dunia Pers, Siapa yang Akan Bertanggung Jawab atas Kerusakan Ini?

Senin, 23 Februari 2026 - 20:26 WIB

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Selasa, 16 Jun 2026 - 02:00 WIB