Pemugaran Candi Padang Roco Dipercepat dengan Teknologi AI, Menjadi Daya Tarik Wisata Dharmasraya
Dharmasraya, Sumatera Barat – Pemerintah melalui Badan Pelaksana Pemugaran Candi (BPCB) Sumatera Barat terus melakukan upaya percepatan pemugaran Candi Padang Roco, yang terletak di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya. Kepala Purbakala BPCB Sumatera Barat, Nurmantias, mengungkapkan bahwa pemugaran candi tersebut akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat prosesnya.
“Kita sebenarnya membutuhkan tenaga-tenaga pemugar yang cepat karena kalau tidak bisa puluhan tahun. Saya katakan ini kalau bisa secepatnya selesai pemugaran, dengan teknologi, bukan hanya pakai susun coba, cobalah kita pakai teknologi dan kalau perlu pakai AI,” ungkap Nurmantias saat mengunjungi Candi Padang Roco dan Pulau Sawah pada Selasa (27/01/25).
Nurmantias menjelaskan bahwa tahun ini ditargetkan 2 candi Padang Roco dan Pulau Sawah di kompleks yang berbeda akan dipugar dengan dukungan masyarakat yang bisa membantu. Untuk mempercepat pemugaran, BPCB Sumatera Barat akan menggunakan AI dan melibatkan anak-anak muda.
“Kalau pakai teknik yang sekarang mungkin kita masih nunggu 50 tahun lagi baru selesai, kalau cuma setahun bisa satu Perwara 11 bulan. Menurut saya ini bisa dua sebulan, jangan-jangan bisa satu Perwara jika dengan teknologi, untuk apa kita menemukan teknologi komputer, apalagi sekarang ada AI,” ujar Nurmantias.
Tidak cuma disitu, kepala BPCB Sumatera Barat tersebut juga mengatakan bahwa pemugaran candi tidak bisa 100 persen lama dan tidak bisa ditransferkan yang baru. Begitu juga pemugaran candi yang lain dilakukan oleh pihak BPCB yang lain di Indonesia juga menggunakan batu-batu baru yang sesuai kaidah yang berlaku.
“Saya kira dalam pemugaran tidak bisa 100 persen lama dan tidak bisa ditransferkan yang baru. Begitu juga pemugaran candi yang lain dilakukan oleh pihak BPCB yang lain di Indonesia juga menggunakan batu-batu baru yang sesuai kaidah yang berlaku,” papar Nurmantias.
Pemugaran Candi Padang Roco ini diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata di Dharmasraya dan menjadikan daerah tersebut sebagai tujuan wisata yang populer. Dengan adanya pemugaran ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan mempromosikan kebudayaan Sumatera Barat.
Dharmasraya sendiri memiliki potensi wisata yang sangat besar, dengan keindahan alam dan kebudayaan yang unik. Candi Padang Roco sendiri merupakan salah satu situs sejarah yang paling penting di Sumatera Barat, dan pemugaran ini diharapkan dapat memulihkan keaslian candi tersebut.
Dengan demikian, pemugaran Candi Padang Roco dengan menggunakan teknologi AI diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemugaran candi-candi lainnya di Indonesia, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan kebudayaan dan sejarah.
(Erman) **








































