Publik Apresiasi Kebijakan BGN, Insentif per Hari Dinilai Lebih Efisien

INDONESIA 1

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:28 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI), Dedi Siregar, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap strategi yang diterapkan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, terkait pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari kepada yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dedi Siregar, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dan realistis dalam mempercepat implementasi program pemenuhan gizi nasional, khususnya dalam mendukung operasional SPPG di berbagai daerah.

“Kami menilai strategi Kepala BGN memberikan insentif Rp6 juta per hari kepada yayasan SPPG adalah kebijakan yang sangat tepat. Skema ini jauh lebih efisien dibandingkan apabila program MBG harus membangun seluruh fasilitas SPPG dari nol,” ujar Dedi dalam keterangannya di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pendekatan kolaboratif dengan yayasan dan mitra pengelola dapur gizi tidak hanya menghemat anggaran negara, tetapi juga mempercepat jangkauan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana telah memberikan penjelasan bahwa insentif Rp6 juta per hari tersebut merupakan dukungan operasional yang dinilai tetap jauh lebih efisien dibandingkan jika pemerintah harus membangun infrastruktur dapur, sarana produksi, hingga sistem distribusi secara mandiri dari awal.

Dedi menambahkan, kebijakan ini menunjukkan kepemimpinan yang adaptif dan berbasis efisiensi anggaran. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia melalui yayasan SPPG, program MBG dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tetap akuntabel.

“Ini adalah bentuk inovasi kebijakan publik yang patut diapresiasi. Negara hadir dengan pendekatan kolaboratif, bukan semata-mata membangun dari awal yang tentu memerlukan biaya jauh lebih besar dan waktu yang lebih lama,” lanjutnya.

DPP LIPPI juga mendorong agar implementasi kebijakan ini tetap disertai dengan pengawasan yang ketat, transparansi anggaran, serta evaluasi berkala guna memastikan kualitas layanan pemenuhan gizi tetap terjaga.

Sebagai organisasi kepemudaan yang konsisten mengawal kebijakan publik, DPP LIPPI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bagi generasi bangsa. Oleh karena itu, strategi yang efisien dan tepat guna seperti yang dilakukan BGN harus kita dukung bersama,” tutup Dedi Siregar. (RED)

Berita Terkait

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Ketua Divisi Driver LAI, Sandy: Kebersamaan dan Komunikasi Upaya Cegah Pelanggaran Hukum Bersama Polri
Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026
MBG Harus Jalan Terus! DPP LIPPI Nilai Narasi “Hentikan MBG” Menyesatkan Publik
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
#SamsuriCapres2029
Buruh Transport Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi dan Solidaritas Nasional
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:07 WIB

Sapa Warga Binaan, Pih. Kepala Lapas Narkotika Langkat Tinjau Langsung Sarpras dan Pembinaan Kemandirian

Selasa, 7 April 2026 - 17:20 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:29 WIB

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabanjir dan Pastikan Layanan Pemasyarakatan Tetap Berjalan Optimal

Berita Terbaru