Aktivis Antikorupsi Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan di Jawa Barat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:26 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDONESIA 1.NET

BANDUNG, ||Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama sejumlah organisasi dan lembaga pegiat antikorupsi di Jawa Barat menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat untuk menyampaikan sejumlah temuan terkait pelaksanaan proyek infrastruktur di lingkungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.

Rencana aksi tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kota Bandung, Minggu (31/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, para aktivis menyatakan tengah merampungkan berkas laporan yang akan disampaikan kepada aparat penegak hukum (APH) serta sejumlah lembaga terkait.

Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Furqon Mujahid Bangun, mengatakan aksi tersebut akan difokuskan pada penyampaian aspirasi dan pelaporan hasil temuan yang menurut mereka berkaitan dengan pelaksanaan proyek pada Balai Pengelolaan Jalan dan Jembatan maupun unit kerja Balai I hingga Balai VI di bawah DBMPR Provinsi Jawa Barat.

Menurut Furqon, titik aksi direncanakan berlangsung di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Selain menyampaikan aspirasi, peserta aksi juga berencana menyerahkan dokumen yang mereka sebut sebagai bahan laporan awal kepada aparat penegak hukum.

“Kami sedang menyusun seluruh dokumen dan temuan yang diperoleh di lapangan. Nantinya dokumen tersebut akan kami serahkan kepada pihak berwenang agar dilakukan pemeriksaan sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Furqon.

Ia menjelaskan, sejumlah temuan yang diklaim diperoleh lembaganya bersama organisasi lain berkaitan dengan kualitas pekerjaan infrastruktur, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis, hingga dugaan pengurangan volume pekerjaan pada sejumlah proyek.

Meski demikian, Furqon menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum dan lembaga yang memiliki kewenangan melakukan audit maupun pemeriksaan teknis.

Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik merupakan bagian dari peran serta masyarakat dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami berharap seluruh laporan yang nantinya disampaikan dapat ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tujuan kami adalah memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Para aktivis juga menyinggung pentingnya pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai anggaran daerah. Mereka menilai kualitas jalan dan fasilitas publik menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang secara langsung dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, hingga berita ini disusun belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat terkait rencana aksi maupun sejumlah temuan yang disampaikan oleh ARM dan organisasi pegiat antikorupsi lainnya.

Sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak DBMPR Provinsi Jawa Barat, termasuk pengelola Balai I hingga Balai VI, guna mendapatkan penjelasan terkait tudingan yang disampaikan oleh para aktivis.

Apabila laporan tersebut nantinya disampaikan kepada aparat penegak hukum, maka seluruh dugaan yang disampaikan masih memerlukan proses verifikasi, audit, serta pembuktian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.Oleh karena itu, seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya kesimpulan resmi dari lembaga yang berwenang.

Rencana aksi ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik mengingat sektor infrastruktur merupakan salah satu program prioritas pembangunan di Jawa Barat yang menyerap anggaran cukup besar setiap tahunnya. Para aktivis berharap langkah yang mereka tempuh dapat mendorong peningkatan transparansi, kualitas pembangunan, serta pengawasan terhadap pengguna

(**)

Berita Terkait

Wali Kota Bandung Ajak Warga Doakan Keselamatan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran
Diduga Buang Limbah B3 Ilegal di Sungai BSH 9 Bekasi, Truk PT Indah Prasta Indonesia Diamankan Polisi
10 Tahun Kami Kelola Aman, nyaman, bersih, Ekonomi UMKM jalan, Tidak ada pungutan, tidak ada komplain
Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED
Walikota MUhammad Farhan Buka RIUNG Priangan CUP 2026 DI Gor Koni Bandung
DPD KKJN Jawa Barat Resmi Dilantik, Tekad Kuat Wujudkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas
Gelar Maulid Nabi, Tokoh Masyarakat Ciantra Apresiasi Dukungan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Wali Kota Ingin CFD Buahbatu Segera Kembali, Tata Kelola Dishub Dibenahi

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Rafhinsa Aliya Putri, Siswi SMAN 01 OKU Raih Gelar Miss Youth Sumatera Selatan 2026, Siap Membawa Nama Sumsel ke Ajang Nasional di Surabaya  

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tertib Pajak dan Lalu Lintas, Polres Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Gabungan di Tugu Payan Mas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Pertegas Penekanan Kapolda Lampung,Kapolres Lampung Utara Larang Angota Terlibat Narkoba,Judol,KDRT dan Perselingkuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Kritik Surat Tanpa Stempel dan Pencemaran Sungai, XTC Sexyroad Bekasi Desak Evaluasi Kadis LH

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi,Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli

Berita Terbaru