Indramayu, Indonesia1.net
Layananan pengiriman J&T Cargo kembali menjadi sorotan setelah seorang warga Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, berinisial JH, mengaku mengalami kerugian akibat menerima barang rusak dari paket berstatus Cash on Delivery (COD).
Peristiwa bermula saat JH melakukan transaksi pembelian barang dari sebuah toko berinisial DHP. Paket tersebut dikirim menggunakan jasa J&T Cargo dengan metode pembayaran COD.
Setibanya paket di lokasi, JH langsung melakukan pembayaran kepada kurir sesuai prosedur yang berlaku.
Namun, setelah paket dibuka, JH mendapati barang yang diterima dalam kondisi rusak dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh penjual.

Merasa dirugikan, JH segera mengembalikan paket tersebut kepada kurir bernama Kuswanto yang mengantarkannya, dengan harapan dapat diteruskan kembali ke pihak penjual untuk proses penggantian.
Akan tetapi, barang tersebut diduga tidak pernah sampai ke pihak toko.
Berdasarkan penelusuran JH, paket justru disimpan di gudang J&T Cargo yang berlokasi di Desa Rancajawat, tepatnya di area SMK Pembangunan.
Saat JH mengajukan klaim kepada pihak toko DHP, permintaan tersebut belum dapat disetujui karena barang yang dimaksud belum diterima kembali oleh pihak penjual.
Pihak toko menyatakan bahwa sebelum dikirim, kondisi barang telah melalui pemeriksaan dan dipastikan dalam keadaan baik.
“Jika barang sampai dalam kondisi rusak, besar kemungkinan kerusakan terjadi saat proses pengiriman,” ujar pihak toko.
Di sisi lain, upaya JH untuk meminta klarifikasi kepada pihak J&T Cargo justru berujung kekecewaan. Respons yang diterima dinilai tidak solutif, bahkan pihak admin disebut meminta JH untuk mengambil sendiri barang rusak tersebut di gudang, tanpa penjelasan terkait mekanisme pertanggungjawaban.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar operasional serta tanggung jawab perusahaan jasa pengiriman dalam menangani komplain konsumen, khususnya terkait barang rusak dalam transaksi COD.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen J&T Cargo terkait kasus tersebut.
Masyarakat pun berharap adanya kejelasan serta tanggung jawab dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan konsumen tetap terjaga.
(MT Jahol)





































