Data Lengkap Dikantongi, Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Pahae Jae Segera Masuk Ranah Hukum

INDONESIA 1

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 19:51 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara –Indonesia1.net) Dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, semakin menguat. Sejumlah data penggunaan anggaran tahun 2025 yang berhasil dihimpun awak media menunjukkan adanya indikasi ketidakwajaran dalam realisasi anggaran yang bernilai ratusan juta rupiah.

 

Pada Rabu, 22 April 2026, awak media kembali menyoroti transparansi pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut setelah upaya konfirmasi resmi kepada Kepala Sekolah, Jaiman S. Sitompu, tidak mendapatkan respon. Surat konfirmasi yang telah dikirimkan melalui pesan WhatsApp sejak beberapa waktu lalu tidak ditanggapi, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan data yang diperoleh, SMAN 1 Pahae Jae menerima Dana BOS Tahun 2025 sebesar Rp 400.530.000 dengan jumlah 507 siswa. Pada tahap I (22 Januari 2025), penggunaan anggaran tercatat sebesar Rp 386.124.000, sedangkan pada tahap II (27 Agustus 2025) mencapai Rp 398.910.000.

 

Sejumlah pos anggaran menjadi sorotan, di antaranya pengembangan perpustakaan, administrasi kegiatan sekolah, serta pembayaran honor yang menyerap anggaran cukup besar. Selain itu, terdapat lonjakan nilai pada beberapa item belanja di tahap II yang dinilai tidak disertai penjelasan terbuka kepada publik.

 

Tidak adanya klarifikasi dari pihak sekolah hingga saat ini dinilai sebagai sikap tidak kooperatif dan semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOS tersebut.

 

Menindaklanjuti hal ini, awak media menyatakan akan membawa dan melaporkan seluruh data yang telah dihimpun ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara guna dilakukan audit dan penyelidikan lebih lanjut.

 

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap fungsi kontrol sosial serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan yang bersumber dari negara.

 

Dana BOS seharusnya digunakan sepenuhnya untuk kepentingan peningkatan mutu pendidikan, bukan sebaliknya menjadi ruang dugaan penyalahgunaan. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diharapkan dapat segera bertindak untuk mengungkap fakta sebenarnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 1 Pahae Jae belum memberikan tanggapan resmi. Publik kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti persoalan ini secara transparan dan profesional.

(Tim)

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Walikota MUhammad Farhan Buka RIUNG Priangan CUP 2026 DI Gor Koni Bandung

Minggu, 6 September 2026 - 00:27 WIB

Gelar Maulid Nabi, Tokoh Masyarakat Ciantra Apresiasi Dukungan Keluarga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Rabu, 2 September 2026 - 13:47 WIB

PEMKOT BANDUNG LUNCURKAN GERAKAN “AKU KAMU KITA”* *DAMPINGI 1000 UMKM URUS SERTIFIKAT HALAL

Selasa, 1 September 2026 - 11:06 WIB

Trotoar di Lapangan Gasibu Bakal Dibuat Lebih Ramah Pejalan Kaki

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Januari–Agustus 2026, Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp41,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Fly Over Margonda Hingga Underpass Citayam, Infrastruktur Depok Digarap 2026-2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:19 WIB

FESTIVAL Layanan AHU Beedampak 2026 Hadir Di Bandung, Gratis Untuk Masyarakat

Berita Terbaru