Pemkot Akselerasi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir di Musim Hujan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:02 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Akselerasi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir di Musim Hujan

Kota Bandung// Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat penanganan drainase dan mitigasi banjir seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan, perbaikan dan pembersihan drainase dilakukan secara masif, terutama di kawasan permukiman dan ruas-ruas jalan utama kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan menjelaskan, berdasarkan pemantauan dan sistem kewilayahan yang telah berjalan, banyak drainase di kawasan permukiman yang telah diperbaiki secara bertahap.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah saluran yang mengalami kendala serius karena terhubung langsung dengan sungai-sungai bermasalah.

“Alhamdulillah, drainase di permukiman sudah banyak kita perbaiki satu per satu. Tapi memang ada beberapa drainase yang sudah terkunci, terutama yang terhubung langsung ke sungai-sungai bermasalah seperti Cikapundung, Cidurian, dan lainnya,” ujar Farhan, Rabu, 28 Januari 2026.

Menurutnya, sistem drainase di Kota Bandung merupakan jaringan yang saling terhubung dan tidak berdiri sendiri. Ketika aliran sungai utama bermasalah, dampaknya akan langsung dirasakan pada drainase lingkungan dan permukiman warga.

Farhan mengakui, penanganan sungai secara langsung membutuhkan waktu panjang karena melibatkan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Oleh karena itu, Pemkot Bandung memilih langkah percepatan dengan memfokuskan penanganan pada titik-titik drainase di kawasan permukiman.

“Untuk sungai, kita nanti akan berurusan dengan BBWS dan itu memang butuh waktu. Maka untuk mempercepat, kita tangani dulu drainase-drainase di titik pemukiman,” jelasnya.

Selain perbaikan fisik, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian besar pada pembersihan drainase.

Saat ini, pembersihan dilakukan setiap hari di berbagai ruas jalan utama, di antaranya Jalan Ciateul, Leuwipanjang, hingga kawasan Cipaganti.

“Cuaca hujan terus terjadi, tapi belum hujan besar. Mumpung belum terjadi hujan besar, pembersihan drainase kita lakukan setiap hari. Titiknya banyak, ratusan, dan dikerjakan bersamaan. Ini benar-benar menguras tenaga,” ungkap Farhan.

Terkait potensi kenaikan debit Sungai Cikapundung, Farhan menyebut Pemkot Bandung kini telah didukung sistem sensor peringatan dini yang dikelola oleh Diskominfo Kota Bandung. Sensor tersebut terpasang di kawasan hulu dan terhubung langsung dengan Command Center.

“Kalau di daerah hulu sensor sudah berbunyi, maka wilayah hilir yang biasanya terdampak akan langsung mendapat informasi dan dilakukan langkah evakuasi,” katanya.

Sensor tersebut dilengkapi sistem alarm yang akan mengirimkan peringatan kepada petugas lapangan ketika terjadi peningkatan debit air, terutama dari kawasan hulu sekitar Tahura dan wilayah Dago atas.

Selain pembersihan dan perbaikan drainase, Pemkot Bandung juga melakukan penertiban bangunan yang menutup saluran air serta alih fungsi lahan yang berpotensi memperparah banjir.

“Banyak sekali bangunan dan lahan yang menutup drainase. Itu kita bongkar. Di kawasan Lodaya misalnya, sudah banyak yang kita tertibkan. Contoh yang bagus bisa dilihat di Jalan Tengku Angkasa, itu sudah rapi dan beres,” tegasnya.

Bandung Utara

Farhan juga menyoroti kawasan Bandung Utara, khususnya wilayah kaki Gunung Manglayang, sebagai daerah yang perlu perhatian ekstra.

Kecamatan Ujungberung, Mandalajati, dan Cibiru menjadi fokus pengawasan karena jaraknya yang sangat dekat dengan kawasan rawan.

“Yang paling membuat saya tegang sekarang itu Manglayang. Jarak antara titik kritis dan pemukiman warga sangat dekat. Kita ingin jaga ini sama-sama,” ujarnya.

Pemkot Bandung, lanjut Farhan, telah menambah dan menjaga Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Mandalajati dan Cibiru sejak dua tahun terakhir. Penanaman pohon dan perlindungan kawasan resapan terus dijaga agar tidak terjadi penggundulan.

“Pohonnya memang masih muda, itu tantangannya. Tapi insyaallah masih terjaga. Tidak ada alih fungsi jadi pertanian atau lainnya,” tambahnya.

Sebagai langkah tambahan, Pemkot Bandung juga tengah menunggu jadwal modifikasi cuaca yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Farhan menyebut, modifikasi cuaca menjadi salah satu opsi strategis untuk mengurangi risiko hujan ekstrem di wilayah Bandung Raya.

“Kita sudah berkoordinasi. Modifikasi cuaca itu di bawah BNPB. Sekarang kita menunggu jadwal kapan Bandung Raya akan dilaksanakan, karena di Jawa Barat ini banyak titik yang memang perlu penanganan cuaca,” ucapnya. (ziz)**

(Red) **

Berita Terkait

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai
Aksi Dipimpin Ketua LBH Paskibar Laskar Kiansantang, Soroti Anggaran RMP 36 Miliar Disdik Kota Bandung Diduga Fiktif
Wali Kota Bandung Ajak Warga Doakan Keselamatan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran
Diduga Buang Limbah B3 Ilegal di Sungai BSH 9 Bekasi, Truk PT Indah Prasta Indonesia Diamankan Polisi
10 Tahun Kami Kelola Aman, nyaman, bersih, Ekonomi UMKM jalan, Tidak ada pungutan, tidak ada komplain
Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED
Walikota MUhammad Farhan Buka RIUNG Priangan CUP 2026 DI Gor Koni Bandung

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Wali Kota Ingin CFD Buahbatu Segera Kembali, Tata Kelola Dishub Dibenahi

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Rafhinsa Aliya Putri, Siswi SMAN 01 OKU Raih Gelar Miss Youth Sumatera Selatan 2026, Siap Membawa Nama Sumsel ke Ajang Nasional di Surabaya  

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tertib Pajak dan Lalu Lintas, Polres Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Gabungan di Tugu Payan Mas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Pertegas Penekanan Kapolda Lampung,Kapolres Lampung Utara Larang Angota Terlibat Narkoba,Judol,KDRT dan Perselingkuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Kritik Surat Tanpa Stempel dan Pencemaran Sungai, XTC Sexyroad Bekasi Desak Evaluasi Kadis LH

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi,Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli

Berita Terbaru