Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Setiap Hari di Lokasi Longsor Bandung Barat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:42 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Setiap Hari di Lokasi Longsor Bandung Barat

*KABUPATEN BANDUNG BARAT –* Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengoptimalkan pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Setiap hari, OMC di lokasi longsor dilakukan minimal tiga kali.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, pada Kamis (28/1/2026), OMC juga dilaksanakan sebanyak tiga kali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan OMC dilakukan sesuai kebutuhan, kalau perlu lagi OMC (lebih dari tiga kali) bisa dilakukan,” kata Rahayu di Desa Pasirlangu, Kamis (29/1/2026).

OMC dilaksanakan dengan cara menaburkan kapur tohor atau kalsium oksida (CaO) di awan yang dalam fase pertumbuhan. Kapur tohor akan mengeluarkan panas sehingga mengganggu pertumbuhan awan dan hujan menjadi tertunda. Pelaksanaan OMC dapat mengurangi hujan hingga 30 persen.

Menurut Rahayu, potensi pertumbuhan awan di lokasi longsor tergolong sangat tinggi karena saat ini puncak musim hujan. BMKG memperkirakan hujan masih berpotensi turun hingga sepekan ke depan.

Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, OMC dilaksanakan agar cuaca cerah sehingga proses evakuasi korban di Desa Pasirlangu berjalan lancar.

Faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap proses evakuasi korban. Hujan turun akan menghambat proses evakuasi.

(Hns/Red) **

Berita Terkait

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 
DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Keluarga H. Asep Ruslan Ucapkan Terima Kasih Atas Doa Pernikahan Ulya & Alva
TKW Asal Cianjur Celaka di Libya Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:28 WIB

DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIB

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:28 WIB

Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:33 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:49 WIB

Keluarga H. Asep Ruslan Ucapkan Terima Kasih Atas Doa Pernikahan Ulya & Alva

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:37 WIB

TKW Asal Cianjur Celaka di Libya Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Selatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:40 WIB

Dampak Kasus Ijon Proyek, BPK Berikan Opini Disclaimer untuk Pemkab Bekasi

Berita Terbaru