Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung Menggelar Kegiatan Do’a Bersama Lintas Agama

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:43 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung menggelar kegiatan doa bersama lintas agama sebagai rangkaian penutup tahun 2024 dan menyambut tahun 2025 bertempat di pendopo walikota bandung selasa 30/12/2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari enam agama, yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FKUB Kota Bandung, Prof Dr. H. Ahmad Suherman, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kerukunan di Kota Bandung tetap abadi.

“Kami memohon kepada Tuhan, jika selama tahun 2024 (2025 dalam konteks pembicaraan) banyak kesalahan, mohon dihapuskan, dan semoga di tahun-tahun mendatang kita bisa menjadi lebih baik tanpa berbuat salah lagi,” ujar Prof. Ahmad saat ditemui setelah kegiatan doa bersama.

Sepanjang masa Natal dan akhir tahun, FKUB aktif mengunjungi berbagai gereja untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian. Prof. Ahmad menekankan tiga poin utama yang terus diusung FKUB

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Memelihara kerukunan antarumat beragama Menciptakan kehidupan yang harmonis dan toleran tanpa memandang suku maupun agama.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena sejauh ini tidak ada perselisihan antarumat beragama yang signifikan di Kota Bandung. “Kalaupun ada riak-riak kecil, selalu bisa kita selesaikan secara humanis,” tambahnya.

Dalam wawancara tersebut, Prof. Ahmad juga menjelaskan sejarah dan filosofi di balik Kampung Toleransi yang pertama kali dibentuk di Kota Bandung pada tahun 2016. Menurutnya, pemilihan kata “Kampung” merujuk pada semangat gotong royong, keakraban, dan kehidupan yang rukun tanpa membedakan status sosial.

“Bandung adalah pelopor Kampung Toleransi di Indonesia. Awalnya kami ingin menamakan Kelurahan Kerukunan, namun setelah berdiskusi dengan para ahli, kami sepakat bahwa toleransi itu tingkatannya lebih tinggi. Jika sudah toleran, pasti rukun,” jelasnya.

Hingga saat ini, sudah terdapat enam Kampung Toleransi di berbagai kecamatan di Bandung. FKUB menargetkan untuk menambah setidaknya dua Kampung Toleransi lagi pada tahun 2026 sebagai upaya mitigasi dini terhadap potensi konflik sosial di masyarakat.

Meski hubungan antar tokoh agama di tingkat atas sudah sangat harmonis, Prof. Ahmad mengakui tantangan terbesar masih ada di tingkat akar rumput (grassroots).

“Kalau di antara para tokoh, kita tinggal ‘ngariung’ (berkumpul) saja sudah selesai. Namun, untuk menjangkau hingga ke lapisan masyarakat terbawah, memang memerlukan waktu dan proses yang cukup lama. Itulah tugas kita bersama ke depan,” tutupnya.**

Berita Terkait

TKW Asal Bandung Terperangkap di Irak, Diduga Korban Sindikat TPPO Pakai Paspor Imigrasi Tangerang? 
DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung
Diduga Garap Penilaian Tanpa SK, Kasi Pemerintahan Pajar Bulan Dinilai Langgar Permendagri
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kades Rindu Hati Lahat Siap Lapor Balik
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Hasmaldi Tegaskan Gelar Datuak Adalah Amanah, Bukan Kebanggaan Pribadi
Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:33 WIB

Gotong Royong Jadi Kekuatan, Warga Lhung Tarok Dukung Program Manunggal Air Bersih TNI AD

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:19 WIB

Permudah Mobilitas dan Angkut Hasil Panen, Kodim Abdya Rampungkan Jembatan Aramco

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Berbuah Manfaat, Jembatan Aramco Permudah Aktivitas Petani Abdya

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:53 WIB

Legend 0110 Abdya Lolos ke Final Piala Pangdam IM U-43, Safaruddin Cetak Gol Kemenangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02 WIB

Dandim 0110 Abdya Bangga, Tim Legend Sigupai Raih Kemenangan Meyakinkan atas Aceh Jaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Warnai Pengecoran Jembatan Beton di Abdya

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:18 WIB

Pembangunan Sumur Bor di Desa Seunaloh Masuki Tahap Pembuatan Kerangka Tandon Air

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:27 WIB

Dipimpin Langsung Bupati Safaruddin, Tim U-43 Abdya Tumbangkan Aceh Barat 5-2 di Piala Pangdam IM

Berita Terbaru