Proyek APBN Rp1 Miliar di SDN 018 Lumban Pinasa Diduga Langgar Juknis, Aktivis Desak APH Turun Tangan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:47 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek APBN Rp1 Miliar di SDN 018 Lumban Pinasa Diduga Langgar Juknis, Aktivis Desak APH Turun Tangan.

Mandailing Natal – Proyek Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) senilai Rp1,03 miliar dari APBN TA 2026 diterpa isu miring dan kembali jadi sorotan tajam publik. Pihak Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP) diduga kuat mengabaikan petunjuk teknis (juknis), berpotensi mengangkangi Standard Operasional Procedure (SOP) dan Penerapan Sistem Manajemen K3 (Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan) Konstruksi.

Dugaan penyelewengan ini mencuat setelah investigasi tim media turun langsung ke lokasi mengungkap fakta hilangnya berbagai fasilitas wajib. Proyek ini terkesan dipaksakan dan diduga mengabaikan sarana krusial seperti pagar pengaman area konstruksi, drainase sementara, ruang kerja dan gudang material, kamar mandi pekerja, hingga sarana air dan listrik kerja, alat pelindung K3 (keamanan, keselamatan dan kesehatan) konstruksi yang sama sekali tidak tersedia di area pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, Penanggungjawab yang juga Kepala Sekolah Masdewangga Nasution memilih bungkam saat dikonfirmasi jurnalis. Dia berdalih sedang berada di luar kota (Medan) dan melempar tanggung jawab ke pihak pengawas.

Sikap buang badan ini memicu reaksi keras dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Merdeka (AMPM). Ketua AMPM, Sutan Paruhuman Nasution, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak tegas dan mengaudit proyek tersebut sebelum kerugian negara membengkak.

“Ini uang rakyat yang bersumber dari APBN dengan nilai fantastis milyaran rupiah. Ini bukan modal pribadi sang Kepala Sekolah. Jika fasilitas wajib saja tidak tampak, ke mana anggaran itu mengalir? Kami mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan segera mengaudit fisik dan administrasi proyek ini,” tegas Sutan dalam konferensi pers di Panyabungan, Jumat (14/08/2026).

Pihak AMP2M sebut Sutan, saat ini sedang memfinalisasi sejumlah data/dokumen temuan untuk melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Madina, yang akan dikawal dengan aksi demonstrasi.

Aktivis yang dikenal vokal ini menilai sikap menghindar dari penanggungjawab proyek merupakan indikasi kuat adanya upaya menutup-nutupi borok proyek dan telah mencederai azas keterbukaan informasi publik.

“Aroma KKN di proyek ini sangat menyengat. Sejak awal diduga sudah bermasalah, tidak transparan dan rawan penyimpangan. Kami tidak akan tinggal diam dan siap membawa kasus ini ke jalur hukum,” pungkas Sutan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih belum mendapatkan klarifikasi resmi dari Kepala Sekolah, pihak P2SP dan pihak terkait. Namun redaksi menerima ruang hak jawab demi keberimbangan informasi yang akurat, objektif sesuai kaedah Kode Etik Jurnalistik dan UU No 40/1999 tentang Pers.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Kemenangan Nasti Dipertanyakan, Dua Kandidat Serahkan Keberatan Tertulis dan Minta Seluruh Dokumen Pencalonan Dibuka
Tertib Pajak dan Lalu Lintas,Polres Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Gabungan di Tugu Payan Mas
Diduga Garap Penilaian Tanpa SK, Kasi Pemerintahan Pajar Bulan Dinilai Langgar Permendagri
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kades Rindu Hati Lahat Siap Lapor Balik
Hasmaldi Tegaskan Gelar Datuak Adalah Amanah, Bukan Kebanggaan Pribadi
Polres Lampung Utara Amankan Aksi Unjuk Rasa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kotabumi
Bhabinkamtibmas Polsek Sungkai Utara Berhasil Mediasi Sengketa Warisan, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Cegah Gangguan Kamtibmas,Polres Lampung Utara Intensifkan Patroli Malam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:47 WIB

PEMKOT BANDUNG LUNCURKAN GERAKAN “AKU KAMU KITA”* *DAMPINGI 1000 UMKM URUS SERTIFIKAT HALAL

Selasa, 1 September 2026 - 11:06 WIB

Trotoar di Lapangan Gasibu Bakal Dibuat Lebih Ramah Pejalan Kaki

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Januari–Agustus 2026, Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp41,5 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:19 WIB

FESTIVAL Layanan AHU Beedampak 2026 Hadir Di Bandung, Gratis Untuk Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Resmi! Letkol Albert Gantikan Kolonel Robil Jadi Dandim 0618 Bandung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Kawasan Kuliner Bandung harus Lebih Tertata dan Nyaman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:32 WIB

DPC KKJN Kota Bandung Di Nakhodai Oleh Iis Aisah, Ini Komitmennya! 

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Siasati Penurunan Anggaran, RSUD Kabupaten Bekasi Terapkan Skema Berimbang

Berita Terbaru

JAWA BARAT

Trotoar di Lapangan Gasibu Bakal Dibuat Lebih Ramah Pejalan Kaki

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:06 WIB