Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:45 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara

BANDUNG – Bandung lagi-lagi jadi pusat perhatian! Minggu, 16 Agustus 2026, *Gedung Kesenian Jalan Naripan* berubah jadi panggung raksasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara? Milangkala ke-9 DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia sekaligus *Gebyar Budaya Nusantara*. Vibes-nya? Meriah, hangat, dan penuh warna. Pokoknya silaturahmi + cinta budaya jadi satu 💥

Yang hadir juga bukan kaleng-kaleng: Wakil Wali Kota Bandung, Ketua Umum Cepot Motah Tomy Subagja, Ketua Umum BBC Komunitas H. Bagus Machdiantoro, para seniman, budayawan, komunitas, sampai tokoh masyarakat. Full house!

9 Tahun Bukan Main-main

Buat Cepot Motah, 9 tahun ini bukan cuma ulang tahun. Ini momentum buat nguatin komitmen: Jaga Budaya Nusantara sampai kapanpun.

“Milangkala ke-9 ini jadi momen penting buat kami. Biar makin kompak dan makin peduli sama pelestarian budaya,” ujar *Ketua Umum DPP Cepot Motah, Tomy Subagja saat jumpa pers.

Menurut Kang Tomy, Gebyar Budaya Nusantara ini tujuannya satu: biar seni tradisional gak mati. Biar tetap hidup, berkembang, dan dikenal anak muda.

“Budaya itu bukan cuma pertunjukan buat di tonton. Ini identitas. Ini jati diri bangsa yang wajib kita rawat bareng-bareng,” tegasnya.

Pesan Kebangetan ke Gen Z & Milenial

Nah ini poin penting yang bikin merinding. Kang Tomy langsung “nembak” ke anak muda.

“Generasi muda harus jadi bagian penting. Jangan sampai warisan leluhur kita malah jauh dari penerusnya sendiri. Kita harus kenal dulu, cinta dulu, baru jaga dan kembangin,” katanya.

Intinya: jangan cuma jadi penonton. Ikut main. Ikut berkarya. Jangan sampai kalah sama tren luar.

Open Bareng-bareng!

Kang Tomy juga ngajak semua pihak kolaborasi. Pemerintah, komunitas, pelaku seni, semua diajak gabung.

“Harapan kami, kegiatan budaya gak berhenti di seremoni doang. Tapi jadi gerakan bareng yang beneran ngasih manfaat. Sekaligus buka ruang seluas-luasnya buat seniman dan anak muda buat berkarya,” ujarnya.

Ia juga titip pesan ke seluruh anggota Cepot Motah: jaga soliditas, kuatkin gotong royong, dan jadi wadah yang bermanfaat buat masyarakat.

“Yuk kita bareng-bareng jaga warisan budaya Nusantara. Jangan cuma nonton di HP. Tapi jadi bagian dari pelestariannya. Biar bisa diwarisin ke anak cucu kita,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan deretan penampilan kesenian daerah Nusantara. Dari tari, musik, sampai atraksi budaya lain. Penonton? Tepuk tangannya nggak berhenti.

Ditutup doa bareng, biar Cepot Motah makin solid, makin maju, dan makin jadi garda terdepan jaga budaya.

*(red)**

Berita Terkait

Konferensi Pers penutupan CAFEO 44 digelar di depan backdrop ikonik CAFEO 44 Bandung
Galian C Puluhan Hektare di Wibawamulya Disorot, LSM GANAS Desak Pemkab dan APH Periksa Izin
BAYAR PAJAK 5 TAHUN DIGOYANG INUL DI SAMSAT KAWALUYAAN? WARTAWAN JUGA WAJIB PAJAK!
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
LSM GANAS Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar, Dugaan SPJ Fiktif dan Mark-up Perlu Diusut
ORADO Jabar Dukung HP2B Open Domino, Bidik Kompetisi hingga Tingkat Nasional
Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Galian C Puluhan Hektare di Wibawamulya Disorot, LSM GANAS Desak Pemkab dan APH Periksa Izin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan

Kamis, 24 September 2026 - 23:20 WIB

Gakkum KLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Sungai Bendung Srengseng Hilir, Petani Bekasi Bersatu Kawal Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Surat Terbuka untuk Kepala Daerah: Warga Minta Target Kilat RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Kualitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:34 WIB

Diduga Buang Limbah B3 ke Sungai, PT Indra Prasta Indonesia Dilaporkan Petani Bekasi ke KLH

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran

Berita Terbaru