Pamidangan Reksa Pratama Gelar Semifinal Adu Domba Ketangkasan, Ratusan Domba Adu Bertanding

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 15:01 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamidangan Reksa Pratama Gelar Semifinal Adu Domba Ketangkasan, Ratusan Domba Adu Bertanding

Bale Endah, Bandung – Pamidangan Domba Ketangkasan Reksa Pratama menggelar pertandingan semifinal adu domba ketangkasan di lapang adu domba Reksa Pratama, Kampung Panyaweuyan, Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung, Minggu (16/11/25). Acara ini diikuti oleh ratusan domba adu dari berbagai daerah di sekitar Kabupaten Bandung.

H. Nandang, pemilik grup Pamidangan Domba Ketangkasan Reksa Pratama, mengatakan bahwa ada sekitar 156 peserta adu domba ketangkasan yang ikut berlaga, dengan total 300 ekor domba yang bertanding. “Masih banyak peserta yang tidak bisa ikut bertanding karena keterbatasan waktu yang ada,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta adu domba ketangkasan semifinal berasal dari Arjasari, Baros, Ciwidey, Sumedang, Pacet, dan beberapa daerah lainnya. Mereka yang lolos semifinal akan masuk babak final yang akan diadakan bulan depan menjelang akhir tahun.

H. Nandang berharap pemerintah memberikan perhatian untuk seni budaya adu domba ketangkasan, karena pesertanya makin banyak. “Pamidangan Reksa Pratama sendiri tidak bisa menampung semua peserta, banyak peserta yang datang dari jauh terpaksa pulang karena tidak bisa bertanding berhubung waktunya tidak cukup,” tambahnya.

Juri pertandingan berasal dari HPDKi dan HPDKI Kabupaten Bandung yang mengatur jadwal pertandingan di tiap sesi. Pertandingan domba adu melibatkan instrumen tradisional lengkap dengan penyanyi dan para Bobotoh tiap grup yang berpakaian tradisional, sehingga kesan seni budaya terasa kuat.

Hadiah untuk para pemenang domba ketangkasan terbaik bukan berupa uang, namun berupa barang seperti kulkas, TV, kipas angin, dan barang elektronik lainnya.

Acara ini menunjukkan bahwa adu domba ketangkasan masih diminati oleh masyarakat, bahkan diikuti oleh kalangan Gen Z. “Saya berharap pemerintah memberikan perhatian untuk seni budaya adu domba ketangkasan, karena pesertanya makin banyak,” kata H. Nandang.

(Zen) **

Berita Terkait

Konferensi Pers penutupan CAFEO 44 digelar di depan backdrop ikonik CAFEO 44 Bandung
Galian C Puluhan Hektare di Wibawamulya Disorot, LSM GANAS Desak Pemkab dan APH Periksa Izin
BAYAR PAJAK 5 TAHUN DIGOYANG INUL DI SAMSAT KAWALUYAAN? WARTAWAN JUGA WAJIB PAJAK!
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
LSM GANAS Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar, Dugaan SPJ Fiktif dan Mark-up Perlu Diusut
ORADO Jabar Dukung HP2B Open Domino, Bidik Kompetisi hingga Tingkat Nasional
Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Galian C Puluhan Hektare di Wibawamulya Disorot, LSM GANAS Desak Pemkab dan APH Periksa Izin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Diduga Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Yayasan El-Wafa Terancam Dibongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan

Kamis, 24 September 2026 - 23:20 WIB

Gakkum KLH Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Sungai Bendung Srengseng Hilir, Petani Bekasi Bersatu Kawal Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Surat Terbuka untuk Kepala Daerah: Warga Minta Target Kilat RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Kualitas

Selasa, 15 September 2026 - 22:34 WIB

Diduga Buang Limbah B3 ke Sungai, PT Indra Prasta Indonesia Dilaporkan Petani Bekasi ke KLH

Selasa, 15 September 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Warga oleh Oknum Ketua RT di Tambelang, Sertifikat dan SPPT PBB Tak Kunjung Selesai

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Dituding Buang Limbah B3 ke Sungai BSH 9, PT Indah Prasta Sebut Ada Kebocoran

Berita Terbaru