Aksi Desak Penindakan Rokok Ilegal Digelar di Mataram, KPK-PD NTB Minta Penegakan Hukum Tegas

INDONESIA 1

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 23:27 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB | Komunitas Pengawas Kebijakan Pemerintah Daerah (KPK-PD) Nusa Tenggara Barat menyoroti meningkatnya peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Maraknya penjualan rokok tanpa pita cukai maupun dengan pita cukai palsu dinilai menimbulkan kerugian besar bagi negara sekaligus melemahkan industri rokok legal.

Pada aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Bea Cukai NTB pada Kamis, (20/11) Farid Fadilah selaku Korlap 1 menegaskan bahwa pembiaran terhadap peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak tatanan ekonomi masyarakat kecil.

“Kami melihat ada indikasi kelengahan bahkan potensi pembiaran yang harus segera dievaluasi. Negara dirugikan, pedagang kecil dirugikan, dan masyarakat menjadi korban produk tanpa standar kesehatan. Kami tidak akan diam sampai Bea Cukai NTB benar-benar menutup ruang peredaran rokok ilegal,” tegas Farid, (20/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farid juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk tekanan publik agar pengawasan tidak berhenti pada wacana semata. “Bea Cukai harus menunjukkan kinerja nyata. Jika tidak mampu, maka sudah selayaknya pimpinan dievaluasi,” ujarnya.

Dalam rilis resminya, KPK-PD NTB menyebut lemahnya pengawasan di lapangan serta rendahnya kesadaran hukum pedagang menjadi celah bagi distributor rokok ilegal untuk terus beroperasi. Kondisi ini turut menghambat upaya pemerintah dalam menekan konsumsi tembakau dan mengurangi risiko kesehatan masyarakat.

Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, peredaran rokok ilegal juga menggerus penerimaan negara. Pendapatan cukai yang seharusnya masuk ke kas negara tidak dapat dipungut, sehingga berpotensi mengganggu alokasi pembangunan daerah. Di sisi lain, keberadaan rokok ilegal turut memukul kesejahteraan petani tembakau karena produk legal sulit bersaing akibat harga rokok ilegal yang jauh lebih murah.

KPK-PD NTB menegaskan perlunya langkah strategis untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan koordinasi lintas instansi. Kolaborasi antara Bea Cukai, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dinilai penting guna menutup celah peredaran rokok ilegal.

Komunitas tersebut mengajukan tiga tuntutan utama kepada Bea Cukai:

  1. Segera mengambil tindakan tegas untuk menekan peredaran rokok ilegal yang marak di NTB, khususnya di Kota Mataram.

  2. Memberikan sanksi tegas kepada para distributor yang terlibat dalam peredaran barang tanpa cukai.

  3. Melakukan evaluasi terhadap pimpinan Bea Cukai apabila ditemukan unsur pembiaran terhadap aktivitas ilegal tersebut.

KPK-PD NTB juga mengingatkan bahwa ketentuan hukum terkait rokok ilegal telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Pelanggaran, seperti menjual rokok tanpa pita cukai, dapat dikenai pidana penjara satu hingga lima tahun dan denda minimal dua kali nilai cukai hingga maksimal sepuluh kali lipat.

Dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk tembakau murah, KPK-PD NTB menilai perlunya edukasi komprehensif kepada pedagang maupun konsumen mengenai risiko kesehatan serta konsekuensi hukum dari rokok ilegal. Masyarakat diimbau berperan aktif melaporkan aktivitas penjualan rokok tanpa cukai kepada otoritas terkait.

Melalui rilis ini, KPK-PD NTB berharap pengawasan dapat diperketat sehingga tata niaga hasil tembakau berjalan lebih tertib, adil, dan berkelanjutan di Kota Mataram maupun wilayah NTB lainnya. (*)

Berita Terkait

Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU Dan Kapolsek Jajaran
Tembus 4 Ton, Polsek Tapung Hilir Sukses Kawal Panen Jagung 6 Desa Dukung Ketahanan Pangan
Ratusan Massa FSI Kawal Sidang di PN Indramayu, Tuntut Hukuman Maksimal Pelaku Pembunuhan Sekeluarga
Bhabinkamtibmas Polsek Abung Barat Intensifkan Sambang Dan Himbauan Kamtibmas Kepada warga
Polres Lampung Utara Amankan Kegiatan Pengumpulan Bagasi Dan Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 15 JKG
Polres Lampung Utara Gelar Apel Siaga,Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Peringatan May Day Polres Lampung Utara Gelar Jumat Berbagi Kepada Masyarakat
Lagi,Jajaran Polres Lampung Utara Amankan Pelaku Curat Sepeda Motor, Gunakan Kunci Letter T

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:31 WIB

Ketua KPSTI *Celebrate Diversity* Pencak Silat Bukan Hanya Bela Diri, Tapi Karakter Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:43 WIB

MASPI Bangkitkan Kembali Semangat Temu Pendekar, Jaga Warisan Pencak Silat Tradisional

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:12 WIB

PMI Kota Bandung Gelar Nobar PERSIB VS PERSIJAP (Jepara) Jadi Ajang Silaturahmi Bobotoh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:39 WIB

PMI Kota Bandung Gelar Nobar Persib vs Persijap, ( jepara) Jadi Ajang Silaturahmi Bobotoh

Senin, 4 Mei 2026 - 03:06 WIB

Hadir di Musprov XII IPSI Jabar, Ketua Umum HPS Panglipur Pusat Fauziah Regenerasi dan Warisan Budaya Harus Jalan Beriringan

Jumat, 3 April 2026 - 17:04 WIB

Tiento Run 2026: Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Dukung Ekonomi Lokal

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB