TAPANULI TENGAH –Indonesia1.net Id) Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan toleransi antarumat beragama kembali ditegaskan melalui langkah konkret di daerah. Polres Tapanuli Tengah menggelar pengamanan intensif serta patroli dialogis di sejumlah gereja guna memastikan perayaan Paskah 2026 berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Kegiatan pengamanan yang dilaksanakan pada Minggu (05/04/2026) ini dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP Dela Antomi, SH, bersama Padal Ipda Dariaman Saragih dan Ipda JJ. Tambunan, SH. Sejak pukul 09.30 WIB, personel gabungan telah disiagakan di berbagai titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolres Tapanuli Tengah, Muhammad Alan Haikel, melalui AKP Dela Antomi menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang tengah merayakan hari besar keagamaan.
“Pengamanan ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Dela Antomi dalam keterangannya.
Sebanyak 116 personel gabungan dikerahkan, melibatkan berbagai satuan fungsi seperti Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Lantas, hingga Si Propam. Mereka disebar secara merata untuk mengawal seluruh rangkaian ibadah, mulai dari peringatan Jumat Agung hingga puncak perayaan Paskah.
Di wilayah Kecamatan Pandan, pengamanan difokuskan pada sejumlah gereja besar seperti Gereja Katolik Pandan, Gereja HKBP Sibuluan, dan Gereja HKBP Pandan. Sementara di Kecamatan Sarudik, personel disiagakan di Gereja Bethany Indonesia Sibuluan, Gereja Katolik Sarudik, Gereja HKBP Sarudik, serta Gereja GBI Sarudik.
Selain penjagaan statis, aparat kepolisian juga mengedepankan pendekatan humanis melalui patroli dialogis, dengan menyapa langsung jemaat serta memberikan imbauan kamtibmas. Langkah ini dinilai efektif dalam membangun rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Hingga siang hari, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol, sementara aktivitas ibadah berlangsung lancar dengan dukungan cuaca yang bersahabat.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antar-satuan di tubuh Polri, serta wujud nyata komitmen dalam menjaga keberagaman dan toleransi di tengah masyarakat Indonesia.
Dengan langkah preventif dan pendekatan humanis yang terus dikedepankan, Polres Tapanuli Tengah memastikan bahwa perayaan Paskah 2026 tidak hanya berlangsung aman, tetapi juga menghadirkan rasa damai dan persaudaraan di tengah masyarakat.
(Hasanuddingulo)





































