Drama di Balik Tes Urine Lurah Padang Masiang, Proses Mandek Tuai Kecurigaan

INDONESIA 1

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 21:29 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapteng -Indonesia1.net)Kasus yang melibatkan Lurah Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Hendra Hutauruk, kini menjadi sorotan publik setelah proses tes urine yang direncanakan di Polres Tapanuli Tengah tidak berjalan sebagaimana mestinya.

 

Awalnya, lurah tersebut justru meminta agar tes urine tidak hanya dilakukan terhadap dirinya, tetapi juga melibatkan perwakilan masyarakat sebagai bentuk transparansi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 27 April 2026, saat dua perwakilan masyarakat, Maskudin Simanjuntak dan Doni Simanjuntak, turut menjalani tes urine di Polres Tapanuli Tengah.

 

Hasil pemeriksaan terhadap kedua warga tersebut menunjukkan hasil negatif dari penggunaan narkoba, yang seharusnya menjadi momentum untuk melanjutkan tes terhadap lurah.

 

Namun, setelah hasil itu keluar, justru Lurah Padang Masiang tidak kunjung menjalani tes urine dengan berbagai alasan yang dinilai tidak masuk akal.

 

Penundaan demi penundaan memicu kecurigaan di tengah masyarakat yang sejak awal menginginkan proses berjalan secara terbuka dan adil.

 

Situasi semakin janggal ketika tiba-tiba muncul pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum tanpa kejelasan siapa yang mengundangnya.

 

Pihak tersebut langsung masuk ke dalam ruangan tertutup di lingkungan Polres Tapanuli Tengah bersama lurah, tanpa keterbukaan kepada publik.

 

Tidak lama setelah pertemuan tertutup tersebut, muncul kabar mengejutkan bahwa lurah tiba-tiba pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

 

Kejadian mendadak itu sontak memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat yang menyaksikan langsung proses tersebut.

 

Sejumlah warga bahkan menduga kuat bahwa insiden pingsan tersebut hanyalah upaya untuk menghindari tes urine yang sebelumnya diminta sendiri oleh yang bersangkutan.

 

Dugaan adanya “drama” pun mencuat, memperkeruh situasi dan memperbesar ketidakpercayaan publik terhadap aparat desa.

 

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kemendes PDTT telah menegaskan kebijakan bahwa mulai tahun 2026 seluruh kepala desa dan perangkat desa wajib menjalani tes urine secara berkala.

 

Program “Desa Bersinar” (Desa Bersih Narkoba) menjadi langkah konkret dalam memastikan aparatur desa bebas dari penyalahgunaan narkoba.

 

Beberapa daerah bahkan telah menerapkan kebijakan serupa dengan tindakan tegas, termasuk pemberhentian bagi aparatur yang terbukti positif.

 

Melihat kondisi di Padang Masiang, masyarakat memiliki hak penuh untuk melaporkan dugaan ini secara resmi ke Kepolisian maupun BNN.

 

Sesuai aturan yang berlaku, setiap laporan masyarakat wajib ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih demi menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Berita Terkait

Diduga Ada Intervensi: ASN Tak Lagi Netral, Dipaksa Ikut Agenda Politik
“Operasi Dipercepat, Bayi Meninggal: RSUD Pandan Dihantam Dugaan Malpraktik”
Paripurna LKPJ Ditunda, DPRD Tapteng “Disandera” Ketidaksiapan Pemerintah Daerah
Bantuan Banjir Diduga Tak Tepat Sasaran, Lurah Ngamuk—Rahmansyah: Usut dan Tes Urin!
LSM Turun Tangan! Dugaan Penyelewengan Dana BOS Akan Dilaporkan ke Polda dan Kejati
Kontroversi Tes Urin Lurah Padang Masiang: Aroma Intervensi Kian Tercium
CV Napogos Berkarya Jaya: Galian Tanah Urug ,Zona Aman Bencana di Tapanuli Tengah
BAU BUSUK DANA DESA AEK GARUT KIAN MENYENGAT, KADES MEMBISU SAAT DIKONFIRMASI — ADA APA?

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:12 WIB

TKW Asal Bogor Sakit di Saudi Arabia Minta Pulang, Diduga Korban Sindikat TPPO, Pakai Paspor Imigrasi Jakarta Timur?

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Muazin Tahun Baru Islam, Luncurkan Transformasi Digital dalam Gema Azan Nusantara

Senin, 1 Juni 2026 - 23:28 WIB

Penantian Panjang Berakhir, Warga Kampung Tanah Baru Sambut Gembira Perbaikan Jalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:26 WIB

Aktivis Antikorupsi Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan di Jawa Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:52 WIB

Menabrak UU Ketenagakerjaan: PT MPP Bekasi Diduga PHK Sepihak 17 Buruh , Sunat Tunjangan , dan Bayar Upah di Bawah UMK

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:33 WIB

Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim, Aliansi Ormas Bekasi Potong 4 Hewan Qurban di Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WIB

UPTD Bangunan Wilayah III Bekasi Disorot, Dugaan Ijon Proyek Menguat

Senin, 25 Mei 2026 - 08:56 WIB

Kodam III/Siliwangi Gelar Turnamen Pencak Silat, 25 Kodim Ikut Bertanding

Berita Terbaru