RAPAT KRUSIAL DIABAIKAN, EKSEKUTIF TAK HADIR — PUBLIK PERTANYAKAN KEPEMIMPINAN Masinton Pasaribu

INDONESIA 1

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPTENG | 2 April 2026 — Rapat kerja DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah yang seharusnya menjadi forum penting membahas nasib masyarakat terdampak bencana justru berubah menjadi simbol kacau-balau birokrasi. Undangan resmi diabaikan, eksekutif tak kunjung hadir, dan rapat dibiarkan molor tanpa kepastian.

Padahal, agenda yang dibahas bukan perkara kecil. Rapat ini menyangkut Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH)—hak dasar masyarakat korban bencana yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Hingga lebih dari satu jam sejak jadwal dimulai, kursi-kursi yang diperuntukkan bagi BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perkim, para camat, hingga kepala desa tetap kosong. Di dalam ruangan, hanya anggota DPRD yang hadir lengkap, sementara pihak eksekutif seolah tak merasa memiliki tanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih memprihatinkan lagi, Sekretaris Dewan (Sekwan) yang seharusnya menjadi penghubung antara legislatif dan eksekutif justru tidak berada di tempat. Informasi yang beredar menyebutkan Sekwan malah berada di ruangan lain, memunculkan kesan kuat adanya sikap menghindar dari forum resmi.

Ini bukan sekadar kelalaian. Ini mencerminkan lemahnya disiplin, buruknya koordinasi, dan yang paling serius—indikasi runtuhnya rasa tanggung jawab terhadap kepentingan rakyat.

Sorotan tajam pun tak terelakkan mengarah ke pucuk pimpinan daerah, yakni Masinton Pasaribu. Sebagai kepala daerah, tanggung jawab pembinaan ASN dan pengendalian OPD sepenuhnya berada di tangan bupati.

Pertanyaannya kini sederhana namun mendasar:
Apakah ketidakhadiran massal ini terjadi karena kelalaian, atau justru karena lemahnya kendali kepemimpinan?
Jika rapat resmi DPRD saja bisa diabaikan, lalu bagaimana nasib pelayanan publik di luar sana?

Jika agenda menyangkut korban bencana tidak dianggap penting, lalu apa yang sebenarnya menjadi prioritas pemerintah daerah?
Lebih jauh, sikap diam dari pihak eksekutif hingga berita ini diturunkan justru memperkuat kesan adanya pembiaran. Tidak ada klarifikasi, tidak ada penjelasan—seolah publik tidak berhak tahu.

Dalam perspektif hukum, ASN wajib menjalankan tugas kedinasan dengan disiplin sebagaimana diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Ketidakhadiran tanpa alasan jelas dalam forum resmi bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga berpotensi pelanggaran disiplin.

Namun lebih dari sekadar aturan, ini adalah soal komitmen moral terhadap rakyat.
Peristiwa ini menjadi cermin buram wajah birokrasi di Tapanuli Tengah hari ini. Ketika pejabat tak hadir, rapat dibiarkan kosong, dan tanggung jawab ditinggalkan, maka yang runtuh bukan hanya sistem—tetapi kepercayaan publik.

Dan jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa evaluasi serius dari pimpinan daerah, maka publik berhak menilai bahwa masalahnya bukan lagi pada individu—melainkan pada arah kepemimpinan itu sendiri,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Berita Terkait

Diduga Ada Intervensi: ASN Tak Lagi Netral, Dipaksa Ikut Agenda Politik
“Operasi Dipercepat, Bayi Meninggal: RSUD Pandan Dihantam Dugaan Malpraktik”
Paripurna LKPJ Ditunda, DPRD Tapteng “Disandera” Ketidaksiapan Pemerintah Daerah
Bantuan Banjir Diduga Tak Tepat Sasaran, Lurah Ngamuk—Rahmansyah: Usut dan Tes Urin!
LSM Turun Tangan! Dugaan Penyelewengan Dana BOS Akan Dilaporkan ke Polda dan Kejati
Drama di Balik Tes Urine Lurah Padang Masiang, Proses Mandek Tuai Kecurigaan
Kontroversi Tes Urin Lurah Padang Masiang: Aroma Intervensi Kian Tercium
CV Napogos Berkarya Jaya: Galian Tanah Urug ,Zona Aman Bencana di Tapanuli Tengah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:55 WIB

SUKAMURNI BUTUH PEMIMPIN BARU: H. IWAN SETIAWAN USUNG VISI MAJU, MANDIRI, SEJAHTERA

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:43 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:27 WIB

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:40 WIB

Polsek Tapung Hilir Cek 21.500 Bibit Jagung Tandan Sari

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:14 WIB

Idul Adha Penuh Berkah, Rutan Perempuan Medan Laksanakan Kurban Bersama

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:50 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Berita Terbaru