instagram youtube
logo✖

Setelah Terisolasi Akibat Banjir, Warga Rerebe Kini Dapat Akses Jalan Meski Belum Sepenuhnya Pulih

INDONESIA 1

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:31 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Akses jalan menuju Desa Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang sempat tertutup total akibat banjir dan longsor, mulai dibuka kembali. Proses pembukaan jalan dilakukan secara bergotong-royong oleh Polres Gayo Lues bersama tim Brimob dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya cepat berbagai pihak dalam memulihkan jalur vital yang menghubungkan desa dengan pusat kecamatan serta wilayah perkotaan. Jalan utama yang tertutup material sisa banjir beberapa hari lalu kini mulai terlihat setelah tim gabungan berhasil membuka sebagian badan jalan dengan alat berat.

Dengan mengerahkan loader, petugas telah berhasil membersihkan material lumpur dan longsoran tanah sepanjang kira-kira 200 meter. Pengerjaan berlangsung sejak dini hari, dilakukan secara bertahap karena medan cukup berat dan jalan yang masih labil menyulitkan mobilisasi peralatan berat. Ketika penanganan lumpur hampir rampung, pekerjaan sempat terhenti akibat temuan baru berupa gelondongan kayu besar yang ikut terbawa arus banjir dan kini melintang di badan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikonfirmasi di lokasi, pihak Polres Gayo Lues menyampaikan bahwa keterlibatan mereka adalah bentuk empati serta tanggung jawab sosial institusi terhadap warga terdampak. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasattahti IPDA Andi C. Saragih, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk menanggapi laporan masyarakat terkait terputusnya akses transportasi menuju desa.

Alat berat yang dikerahkan hanya mampu menangani lumpur dan batuan kecil. Untuk gelondongan kayu, diperlukan metode penanganan berbeda. Saat ini, tim tengah berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik. Opsi yang dipertimbangkan mencakup permintaan dukungan alat tambahan dari provinsi maupun partisipasi aktif masyarakat dalam membantu proses evakuasi material berat secara manual.

IPDA Andi menjelaskan bahwa tantangan di lapangan sangat teknis. Tidak hanya medan yang curam, tetapi juga kondisi cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya peralatan berat yang memadai. Meski begitu, upaya terus dilakukan agar akses jalan bisa segera terbuka secara penuh. Ia menambahkan bahwa dukungan masyarakat dan kerja sama antarlembaga menjadi kunci dalam percepatan proses ini.

Banjir yang melanda wilayah barat Gayo Lues beberapa hari lalu menyebabkan longsor di sejumlah titik. Selain merusak badan jalan, banjir juga membawa material kayu dan batu dari kawasan hulu. Material ini kemudian menumpuk dan menyumbat akses utama ke Desa Rerebe, yang mengakibatkan desa tersebut sempat terisolasi selama beberapa waktu.

Warga setempat yang terkena dampak juga turut berpartisipasi dalam proses pembersihan, termasuk dengan membuka jalur alternatif sementara dan membantu identifikasi titik-titik yang masih tertutup material. Kehadiran Polri dan pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi masyarakat yang terdampak bencana untuk terus bangkit.

Ke depan, Polres Gayo Lues dan Dinas PUPR akan terus menyusun langkah teknis lanjutan agar proses pembukaan jalan berjalan tuntas. Di antaranya ialah mempertimbangkan pengerahan alat berat dengan kapasitas lebih besar atau pendistribusian tenaga kerja tambahan yang bisa mempercepat pembersihan material kayu.

Upaya pembukaan jalan ini diharapkan dapat mengembalikan konektivitas sosial dan ekonomi warga Desa Rerebe. Jalur darat tersebut menjadi akses utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan logistik harian, mengakses layanan kesehatan, pendidikan, hingga mengangkut hasil pertanian.

Pemerintah daerah saat ini juga memantau perkembangan kondisi di lapangan dan bersiap mengalokasikan anggaran tambahan jika dibutuhkan selama masa tanggap darurat. Di sisi lain, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana lanjutan, mengingat struktur geografis wilayah yang rawan longsor, terlebih saat curah hujan tinggi.

Partisipasi masyarakat setempat menjadi kekuatan sentral dalam pemulihan pascabencana. Dukungan itu berpadu dengan komitmen aparat dalam memastikan proses pemulihan berlangsung cepat, aman, dan menjangkau seluruh wilayah terdampak.

(Abdiansyah)

Berita Terkait

Pelantikan APASS, Herman Deru Dorong Advertising Tertib dan Angkat Kearifan Lokal
Grandmaster Utut Adianto Turun Gunung di Turnamen Catur Piala Panglima TNI
Wali Kota Ingin CFD Buahbatu Segera Kembali, Tata Kelola Dishub Dibenahi
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Rafhinsa Aliya Putri, Siswi SMAN 01 OKU Raih Gelar Miss Youth Sumatera Selatan 2026, Siap Membawa Nama Sumsel ke Ajang Nasional di Surabaya  
Tertib Pajak dan Lalu Lintas, Polres Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Gabungan di Tugu Payan Mas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:35 WIB

APAK Soroti Larangan Wartawan di MUSKOTA IX Kadin Kota Bandung: Wartawan Dilindungi Undang-Undang, Pilar Keempat Demokrasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:14 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Pedagang Pasar Ciroyom Tidak Menolak Revitalisasi Wali Kota Harus Bertanggung Jawab Sebagai ( KPM)

Senin, 28 September 2026 - 20:18 WIB

Asosiasi Pedagang Pasar Ciroyom Temui Ketua DPRD Provinsi Ono Surono Setelah Wali Kota Muhammad Farhan Susah Ditemui

Senin, 21 September 2026 - 22:46 WIB

Dua Tokoh Golkar Daniel Mutaqien dan M. Bagja Jaya Wibawa Ucapkan Selamat ke Ngatiyana di Musda VI Golkar Cimahi

Minggu, 6 September 2026 - 16:38 WIB

DPD KKJN Jawa Barat Resmi Dilantik, Tekad Kuat Wujudkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pendidikan Politik di Bandung Tekankan Demokrasi Harus Diamalkan Setiap Hari

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:46 WIB

Bidik Tiga Besar Legislatif, DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bekasi Rapatkan Barisan

Berita Terbaru