TKW Asal Bandung Sakit Minta Pulang Diduga Jadi Korban TPPO, Pakai Paspor Keluaran Imigrasi Tangerang 

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:57 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKW Asal Bandung Sakit Minta Pulang Diduga Jadi Korban TPPO, Pakai Paspor Keluaran Imigrasi Tangerang 

Bandung _ Seorang pekerja migran Indonesia asal Bandung ,Jawa Barat bernama Nuryani Susilawati (35) yang dikabarkan berada di negara Libya kondisinya saat ini sakit dan minta dipulangkan.

Nuryani berharap ia dapat segera dipulangkan ke tanah air sebab kondisi sakitnya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku tak lagi dapat melakukan aktivitasnya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah majikannya.

Menurut informasi yang diperoleh, Nuryani diproses keberangkatannya melalui sponsor bernama Mustofa yang berdomisili di Condet, Jakarta Timur.

“Disini di Libya rumah majikan besar, kerjanya kayak robot. Bolak balik keatas kebawah terus. Sering nahan lapar, majikannya pelit banget,” ujar Nuryani.

Nuryani diduga korban sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok perekrutan tenaga kerja tujuan luar negeri.

Diketahui bila dokumen kelengkapan pemberangkatan (paspor) Nuryani tercetak atas nama Kantor Imigrasi Tangerang.

Belum diketahui pasti alasan Imigrasi Tangerang terbitkan paspor untuk calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural.

Terbitnya dokumen paspor yang pada akhirnya digunakan untuk proses keberangkatan CPMI Non Prosedural manuai tanda tanya besar.

Bagaimana proses pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Imigrasi Tangerang…

Bagaimana prosedur saat wawancara dilaksanakan…

Kini keluarga berharap agar Nuryani Susilawati dapat segera dipulangkan ke tanah air.

Didampingi tim pengurus Posko Pengaduan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, pihak keluarga berencana melaporkan kasus yang menimpa Nuryani Susilawati ke KP2MI.

Seperti diketahui, pemerintah Republik Indonesia hingga saat ini masih memberlakukan status moratorium atau penghentian sementara pemberangkatan tenaga kerja tujuan Timur Tengah sektor non formal.

Namun meski demikian, para sindikat TPPO kerap mencari celah agar calon pekerja migran Indonesia yang direkrutnya tetap dapat diberangkatkan ke negara tujuan.

(Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berakhir, Warga Kampung Tanah Baru Sambut Gembira Perbaikan Jalan
Aktivis Antikorupsi Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan di Jawa Barat
Menabrak UU Ketenagakerjaan: PT MPP Bekasi Diduga PHK Sepihak 17 Buruh , Sunat Tunjangan , dan Bayar Upah di Bawah UMK
Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim, Aliansi Ormas Bekasi Potong 4 Hewan Qurban di Idul Adha 1447 H
UPTD Bangunan Wilayah III Bekasi Disorot, Dugaan Ijon Proyek Menguat
Kodam III/Siliwangi Gelar Turnamen Pencak Silat, 25 Kodim Ikut Bertanding
Harumkan Nama Setu, Nayaka Aulia Putri Layak Dapat Apresiasi Khusus dari Camat dan Kades
Target April Meleset, Lahan Pemindahan Sampah Japek Belum Siap

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:20 WIB

Grey Art Gallery Mempersembahkan Empat Patung Legenda PERSIB Bentuk Keberhasilan Maung Bandung

Senin, 1 Juni 2026 - 09:43 WIB

MASPI Bangkitkan Kembali Semangat Temu Pendekar, Jaga Warisan Pencak Silat Tradisional

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:12 WIB

PMI Kota Bandung Gelar Nobar PERSIB VS PERSIJAP (Jepara) Jadi Ajang Silaturahmi Bobotoh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:39 WIB

PMI Kota Bandung Gelar Nobar Persib vs Persijap, ( jepara) Jadi Ajang Silaturahmi Bobotoh

Senin, 4 Mei 2026 - 03:06 WIB

Hadir di Musprov XII IPSI Jabar, Ketua Umum HPS Panglipur Pusat Fauziah Regenerasi dan Warisan Budaya Harus Jalan Beriringan

Jumat, 3 April 2026 - 17:04 WIB

Tiento Run 2026: Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Dukung Ekonomi Lokal

Berita Terbaru