Arogan dan Anti Kritik, Oknum ASN di Tapanuli Tengah Disorot: Bupati Diminta Bertindak atau Hadapi Somasi Nasional

INDONESIA 1

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 14:50 WIB

50241 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPTENG | Gelombang kritik keras kini memuncak terhadap sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah yang dinilai semakin arogan, anti kritik, dan secara terang-terangan menghindari konfirmasi dari jurnalis.

Perilaku ini dinilai bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi sudah mengarah pada bentuk pembangkangan terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas publik yang menjadi fondasi pemerintahan demokratis.
Pada hari ini, Jumat, 3 April 2026, masyarakat bersama LSM berinisial GB dan jurnalis berinisial HG secara resmi menyatakan sikap tegas, mendesak Bupati Tapanuli Tengah untuk segera mengambil tindakan nyata terhadap oknum ASN yang telah mencoreng wajah birokrasi.

Desakan ini lahir dari akumulasi kekecewaan publik atas sikap sejumlah ASN yang dinilai semakin tertutup, sulit diakses, dan terkesan merasa kebal hukum serta tidak tersentuh kontrol sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berbagai kejadian, oknum ASN tersebut kerap menghindar saat dikonfirmasi, menutup akses informasi, bahkan menunjukkan sikap meremehkan terhadap kerja-kerja jurnalistik, termasuk terhadap jurnalis HG.

Padahal, keterbukaan informasi publik bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang diatur oleh undang-undang. Sikap anti kritik justru menjadi indikator kemunduran serius dalam tata kelola pemerintahan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin birokrasi di Tapanuli Tengah akan berubah menjadi ruang kekuasaan tertutup yang jauh dari prinsip akuntabilitas dan pelayanan publik.

Lebih jauh, perilaku ini berpotensi menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, yang seharusnya berdiri sebagai pelayan, bukan penguasa yang anti disentuh kritik.

Kalangan jurnalis, termasuk HG, menegaskan bahwa kerja pers dilindungi oleh undang-undang. Setiap bentuk penghindaran, penghalangan, atau sikap merendahkan terhadap pers merupakan ancaman serius bagi demokrasi.
Bupati Tapanuli Tengah tidak boleh lagi bersikap pasif. Kepemimpinan yang tegas dan berani sangat dibutuhkan untuk membersihkan jajaran ASN dari oknum yang bertindak di luar koridor tugas dan fungsi.

“Tidak boleh ada pembiaran. Jika ini terus terjadi, maka diamnya pimpinan bukan lagi netral, melainkan bentuk pembenaran terhadap arogansi kekuasaan di tubuh birokrasi,” tegas pernyataan dari LSM GB.

Apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret, maka LSM GB bersama jurnalis HG akan menempuh langkah lanjutan secara terbuka dan terstruktur sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal isu ini.

Mereka menyatakan siap melayangkan surat somasi resmi kepada Gubernur Sumatera Utara hingga ke pejabat tinggi negara di tingkat pusat.

Selain itu, laporan resmi juga akan diajukan kepada Dewan Pers terkait dugaan kuat adanya penghambatan terhadap kerja jurnalistik oleh oknum ASN di Tapanuli Tengah.

Langkah ini bukan sekadar tekanan, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa prinsip transparansi, keterbukaan, dan akuntabilitas tetap ditegakkan.

Publik kini menunggu: apakah Bupati Tapanuli Tengah akan bertindak tegas membersihkan birokrasi dari mental “raja kecil”, atau memilih diam dan membiarkan kepercayaan masyarakat runtuh perlahan.

(Hasanuddingulo)

Berita Terkait

Diduga Ada Intervensi: ASN Tak Lagi Netral, Dipaksa Ikut Agenda Politik
“Operasi Dipercepat, Bayi Meninggal: RSUD Pandan Dihantam Dugaan Malpraktik”
Paripurna LKPJ Ditunda, DPRD Tapteng “Disandera” Ketidaksiapan Pemerintah Daerah
Bantuan Banjir Diduga Tak Tepat Sasaran, Lurah Ngamuk—Rahmansyah: Usut dan Tes Urin!
LSM Turun Tangan! Dugaan Penyelewengan Dana BOS Akan Dilaporkan ke Polda dan Kejati
Drama di Balik Tes Urine Lurah Padang Masiang, Proses Mandek Tuai Kecurigaan
Kontroversi Tes Urin Lurah Padang Masiang: Aroma Intervensi Kian Tercium
CV Napogos Berkarya Jaya: Galian Tanah Urug ,Zona Aman Bencana di Tapanuli Tengah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Alergi Wartawan? Disdik Jabar Tolak Audiensi Media, Minta Surat Polisi

Selasa, 29 September 2026 - 17:11 WIB

Klarifikasi Ketua P2SP SDN Andir 1 Soal Penggunaan APD dan Arahan Disdik Kab Bandung

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED

Minggu, 6 September 2026 - 16:38 WIB

DPD KKJN Jawa Barat Resmi Dilantik, Tekad Kuat Wujudkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 13:47 WIB

PEMKOT BANDUNG LUNCURKAN GERAKAN “AKU KAMU KITA”* *DAMPINGI 1000 UMKM URUS SERTIFIKAT HALAL

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:28 WIB

DP Rumah Subsidi 1% dan BSPS Tanpa Syarat Sertifikat, Kini Disosialisasikan di Bandung

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:28 WIB

Antusiasme Masyarakat Warnai Kemeriahan Parade Asia Africa Festival 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:26 WIB

Aktivis Antikorupsi Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan di Jawa Barat

Berita Terbaru